Peristiwa
Kebakaran Lagi di Ponpes Darul Quran, Api Pertama Kali Muncul Dari Kasur Santri
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kebakaran kembali melanda kompleks Pondok Pesantren Darul Quran Wal Irsyad, Padukuhan Ledoksari, Desa Kepek, Kecamatan Wonosari. Senin (09/04/2018) siang tadi, bangunan yang difungsikan sebagai asrama putri di pondok pesantren tersebut diamuk si jago merah. Tidak sampai ada korban dalam kejadian tersebut lantaran kondisi asrama saat itu tengah sepi karena ditinggal penghuninya melaksanakan pengajian. Namun tak ayal peristiwa tersebut sempat menimbulkan kepanikan di kalangan santri setempat.
Pengurus Ponpes Darul Quran Wal Irsyad, Muhammad Akhyar menerangkan, peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu sejumlah santri melihat api mengepul dari dalam ruang asrama. Ketika dilakukan pengecekan, rupanya api sudah membakar kasur milik penghuni asrama.
“Melihat hal tersebut segera siswa meminta pertolongan kepada pengurus Ponpes,” ucap Akhyar, Senin siang.
Dalam waktu singkat, api dengan cepat membesar lantaran memang di dalam ruangan tersebut terdapat banyak benda-benda yang mudah terbakar. Beruntung sejumlah pengurus dibantu dengan para siswa pria bertindak cepat dengan melakukan pemadaman meski dengan peralatan seadanya. Setelah beberapa waktu berjibaku, api akhirnya bisa dipadamkan.
“Tidak ada korban pada kebakaran ini. Namun demikian api yang membesar sempat menimbulkan kerusakan yaitu pada kasur-kasur milik para siswa, baju, hingga bagian dinding dan atap ruangan yang sempat terbakar api. Untungnya bisa segera berhasil dipadamkan dan tidak sempat membesar,” lanjut dia.
Disinggung mengenai penyebab kebakaran tersebut, Akhyar enggan menjelaskan lebih lanjut. Menurutnya, hal ini merupakan ranah kepolisian untuk melakukan penyelidikan. Sebagaimana diketahui, di Ponpes Darul Quran Wal Irsyad, memang telah sangat sering mengalami kebakaran.
Sementara Kapolsek Wonosari, Kompol Sutama menerangkan, perihal kebakaran yang terjadi pada Senin siang ini, pihaknya telah menerjunkan personel untuk melakukan olah TKP. Berdasarkan kesimpulan sementara berdasarkan keterangan saksi mata, api berasal dari kasur salah seorang santri. Sutama mengakui bahwa kebakaran di Ponpes Darul Quran ini memang cukup aneh. Sebagaimana dalam peristiwa-peristiwa sebelumnya, penyebab kebakaran cukup aneh.
“Seperti pada kebakaran ini, api awalnya berasal dari kasur. Dan di sekitar kasur tersebut tidak ada sumber api,” kata Sutama.
Sebagai informasi, kebakaran pada Senin siang ini merupakan peristiwa kebakaran kedua dalam kurang dari satu bulan terakhir. Peristiwa kebakaran terjadi pada 24 Maret 2018 lalu ketika api mengamuk juga di asrama putri santri pondok. Jika diakumulasi, kebakaran beruntun yang terjadi di Pondok Pesantren Darul Quran Wal Irsyad sudah sering sekali terjadi dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
