Connect with us

Peristiwa

Mati Mendadak, Sapi di Girisubo Disembelih dan Dijual ke Jagal

Diterbitkan

pada

Girisubo,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Rentetan ternak sapi mendadak seolah menjadi teror bagi para peternak di Gunungkidul. Merebaknya kasus antraks dan berujung pada sempat ditetapkannya temuan anthraks di Kabupaten Gunungkidul sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) tentu patut diwaspadai kala sapi atau kambing mengalami mati mendadak. Kesadaran para pemilik ternak untuk tidak menjual atau menyembelih hewan yang mati mendadak tersebut menjadi salah satu kunci utama agar bakteri berbahaya ini tidak menular ke manusia.

Tak mau mengalami rugi, Wt warga Ngreyung, Pucung, Girisubo terlanjur menjual sapinya yang tiba-tiba ambruk sakit mendadak kepada blantik. Diketahui penjualan sapi sakit ini dilakukan pada Senin (20/01/2020) siang kemarin.

Ykm, blantik yang membeli sapi tersebut menceritakan, kejadian bermula kala Wt memberikan pakan dan minum untul sapi. Namun, selang beberapa saat kemudian, sapi tersebut ambruk dan kejang.

Berita Lainnya  Perhatian Pemerintah Untuk Lansia Gunungkidul Masih Belum Maksimal

“Saat itu saya dipanggil Pak Wt untuk menyembelih,” ujar dia, Selasa (21/01/2020).

Wt pun menjual sapi sakit tersebut dengan harga Rp. 1 juta. Oleh Yt, daging bangkai sapi kemudian diangkut dengan menggunakan mobil menuju ke lokasi salah satu jagal di Pracimantoro, Wonogiri.

“Kalau dijual hidup sekitar Rp. 14 juta, berhubung mati hanya laku sejuta,” imbuhnya.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Pucung, Bripka Pujo membenarkan peristiwa dijualnya hewan sakit yang telah disembelih itu. Namun demikian, ia tidak mengetahui persis mengenai kronologinya.

“Kejadian kemarin, tiba-tiba ada hewan sakit dan disembelih dan dijual ke Praci,” tandas Bripka Pujo.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata3 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis6 hari yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler