Sosial
Keberangkatan Dibatalkan, Calon Jamaah Haji Bisa Ambil Kembali Uang Pelunasan
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kantor Kementerian Agama (Kemenag) telah memutuskan untuk tidak memberangkatkan calon jamaah haji pada pelaksanaan haji 2020 ini. Langkah tersebut diambil karena situasi dan kondisi yang tidak mendukung akibat terjadinya pandemi corona di berbagai belahan dunia. Berkaitan dengan kebijakan penundaan ini, Kemenag juga memutuskan bahwa dana pelunasan yang telah disetorkan oleh jamaah haji bisa ditarik atau diambil kembali.
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kemenang Gunungkidul, Zuhdan Aris menjelaskan, pada tahun 2020 ini, ada 405 jamaah haji yang akan sebelumnya direncanakan akan diberangkatkan ke tanah suci. Secara keseluruhan, mereka yang rencananya akan diberangkatkan ini telah membayarkan uang pelunasan sebesar 10 juta sampai dengan 11 juta rupiah. Uang tersebut telah disetorkan oleh para calon jamaah haji sebelum adanya pembatalan keberangkatan.
Namun setelah adanya koordinasi dan keputusan dari Kerajaan Arab Saudi di mana ibadah haji tahun ini dibatalkan. Uang yang telah disetorkan untuk pelunasan tersebut bisa diambil. Zuhdan menyebutkan bahwa jamaah tidak perlu khawatir dengan dana mereka yang telah disetorkan.
“Hanya uang pelunasannya saja sekitar 10-11 juta (yang boleh diambil kembali). Kalau untuk uang pendaftaran sebesar 25 juta itu tidak bisa diambil,” beber Zuhdan Aris, Jumat (05/06/2020).
Namun begitu, untuk pengambilan uang itu masih menunggu petunjuk teknis dari Kementerian Agama. Kendati demikian, tata cara pengambilan sudah disampaikan bagaimana cara penarikannya. Mulai dari surat permohonan, sampai dengan berkas-berkas yang harus disertakan.

“Tidak diambil juga tidak masalah. Uangnya masih tetap aman. Itu hanya tergantung jamaahnya mau diambil atau tidak,” tambahnya.
Selain itu, jamaah haji juga akan mendapatkan uang manfaat sekitar 430 ribu rupiah yang telah masuk ke rekening masing-masing. Selain boleh mengambil biaya pelunasan, calon jamaah 2020 ini nantinya akan mendapatkan prioritas pemberangkatan di tahun berikutnya.
Sementara itu, salah seorang caloj Jamaah Haji, Aryanto mengatakan dirinya telah mendapatkan informasi mengenai pembatalan pemberangkatan jamaah haji 2020. Ia tidak mempermasalahkan hal tersebut mengingat kondisi dan situasi yang tengah menjadi perhatian bersama. Langkah ini cukup tepat untuk memutus penyebaran corona.
“Sebelum batas akhir saya sudah melunasi biaya haji sekitar 11 juta. Tapi ternyata di rekening masih ada sisa karena ada dana manfaat itu,” ujar dia.
Berkaitan dengan penarikan uang pelunasan dirinya masih berpikir ulang apakah akan diambil atau disimpan di rekening haji.
-
Kriminal3 minggu yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa2 minggu yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial2 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Uncategorized2 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan2 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized3 minggu yang laluHeboh Bola Api Berekor Panjang Melintas di Langit Gunungkidul, Warga Kaitkan dengan Pulung Gantung Jelang Bulan Suro
-
Peristiwa3 minggu yang laluDalam Posisi Terduduk, Lansia 81 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Belakang Rumah
-
Peristiwa2 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Uncategorized3 minggu yang laluCetak Sejarah di Moto3, Veda Dapat Hadiah Mobil Impian Dari Konglomerat
-
Peristiwa3 minggu yang laluDiserempet Pemotor Tak Dikenal di Baleharjo, Pemotor Wanita Luka Parah Terjun ke Tegalan
-
Hukum4 minggu yang laluNekat Posting Motor Curian di Facebook, Pemuda Ditangkap Polisi Nyamar
-
Pemerintahan2 minggu yang laluRatusan Warga Gunungkidul Terjangkit Penyakit Menular Mematikan Ini
