Pemerintahan
Kebut Persiapan, Pemkab Segera Gelar Seleksi Terbuka Untuk Isi 5 Jabatan Eselon II
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah kabupaten Gunungkidul terus melakukan persiapan dalam melaksanakan seleksi pengisian pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Gunungkidul. Dari Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Gunungkidul menargetkan, pada akhir bulan Desember 2018 mendatang, sebanyak 5 kursi jabatan eselon II telah terisi. Sehingga pada awal tahun, para pejabat tersebut dapat menjalankan tugas dan pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat bisa dimaksimalkan.
Kepala BKPPD Gunungkidul, Sigit Purwanto mengungkapkan, saat ini memang terdapat 5 jabatan eselon II yang dalam beberapa bulan terakhir mengalami kekosongan. Hal itu lantaran adanya rotasi yang dilakukan oleh pemerintah daerah, kepala dinas meninggal dunia dan ada pula yang telah memasuki masa pensiun. Sejauh ini segala persiapan telah dilakukan berkoordinasi dengan atasan dan pemerintah pusat.
Adapun jabatan yang saat ini masih lowong diantaranya adalah Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil yang semula diduduki oleh Eko Subiyantoro kosong setelah sejak beberapa bulan lalu yang bersangkutan pensiun. Kemudian kursi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan Dinas Komunikasi dan Informatika yang juga kosong.
“Ini kami sudah mulai koordinasi dengan panitia seleksi (Pansel). Proses perencanaan secara teknis dan lainnya sudah mulai kami bicarakan. Secepatnya akan segera diumumkan, tunggu keputusan Pansel dulu,” kata Sigit Purnomo, Rabu (24/10/2018).
Selain jabatan kepala dinas, ada pula jabatan Staf Ahli Bupati bidang Hukum dan Pemerintahan yang dimutasi menjadi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan. Serta Staf Ahli Bupati Bidang Sosial Kemasyarakatan yang telah purna tugas. Sigit membeberkan jika khusus untuk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil harus mendapat rekomendasi dari Dirjen Kependudukan di pemerintahan pusat.
Hal lantaran dinas ini bekerja secara langsung dibawah pemerintah pusat. Sehingga harus mendapat rekomendasi dan membicarakan segala sesuatunya dengan pemerintah pusat. Rencananya dalam waktu dekat ini, akan segera diumumkan oleh BKPPD terkait seleksi terbuka pengisian pejabat eselon tingkat II.
“Tergantung dari pansel akan kapan ditetapkannya, kalau kami sudah siap,” imbuh dia.
Ia menargetkan, pada akhir bulan Desember 2018 ini, seleksi terbuka pengisian jabatan eselon II dapat terselesaikan. Sehingga pada awal tahun 2019 mendatang dapat dilakukan pelantikan pada pejabat yang lolos tahapan seleksi.
“Itu target kami, tapi kan besok belum tau juga to apakah ramai peminat atau justru sepi sehingga harus dilakukan perpanjangan waktu. Mudah-mudahan lancar,” tutup dia.
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized2 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized2 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
event2 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang lalu149 Karya Inovatif ASN hingga Pelajar Gunungkidul Ramaikan Krenovamaskat Pelita Indah 2026
-
Uncategorized4 minggu yang lalu“Diri dan Liyan”, Ruang Perjumpaan Diri, Leluhur, dan Ingatan dalam Karya Dhewantara Manurung
-
Sosial1 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Pemerintahan1 minggu yang laluKekeringan Meluas, 92.055 Jiwa di Gunungkidul Terdampak Krisis Air Bersih
