fbpx
Connect with us

Politik

Kehilangan Fraksi di DPRD Gunungkidul, Demokrat Pilih Gabung Dengan Gerindra

Published

on

Karangmojo,(pidjar.com)–Partai Demokrat menjadi satu-satunya parpol yang tidak akan memiliki fraksi di DPRD Gunungkidul pada periode 2019-2024 mendatang. Hal ini lantaran Partai Demokrat hanya mampu mendudukkan 3 orang wakilnya dalam kontestasi Pemilu 2019 silam. Saat ini, komunikasi telah dilakukan oleh petinggi DPC Demokrat Gunungkidul terkait langkah lanjutan dalam pembentukan fraksi DPRD Gunungkidul periode 2019-2024. Rencananya, para anggota DPRD Gunungkidul dari Partai Demokrat akan bergabung dengan Fraksi Gerindra. Meski belum ada keputusan resmi, namun keputusan ini disebut hampir final.

“Memang belum ada keputusan resmi, tapi sekarang ini sudah 90% kemungkinan kita bergabung dengan Gerindra,” ucap Ketua Organisasi Keanggotaan dan Kaderisasi DPC Demokrat Gunungkidul, Eko Rustanto, Sabtu (22/06/2019) siang.

Menurut Eko, langkah bergabung ini terpaksa dilakukan lantaran berdasarkan perhitungan internal yang dilakukan terhadap hasil Pemilu 2019 silam, kursi yang dimiliki Demokrat tidak cukup untuk membuat fraksi. Terhapusnya Fraksi Demokrat di DPRD Gunungkidul ini lantas membuat pihaknya segera mengambil langkah komunikasi politik dengan partai lainnya yang memiliki fraksi di DPRD Gunungkidul.

Ia beberkan lebih lanjut, pilihan untuk bergabung dengan Fraksi Gerindra ini diungkapkannya diputuskan setelah melalui berbagai macam pertimbangan. Menurutnya, pilihan bergabung dengan Gerindra adalah yang paling rasional lantaran memiliki sejumlah kecocokan dengan program DPD Demokrat Gunungkidul.

“Meski bergabung, kami yakin dengan komunikasi yang baik dengan Gerindra yang selama ini terjadi, kami tetap bisa menyumbangkan pemikiran, ide dan gagasan untuk kepentingan Gunungkidul. Makanya kami memilih untuk bergabung dengan Gerindra,” urai Eko.

Ditambahkannya, hasil dari Pemilu 2019 yang pada akhirnya membuat Demokrat gagal membentuk fraksi ini menjadi bahan evaluasi pihaknya. Sebagai catatan, suara Demokrat di Gunungkidul memang terus menurun dalam 3 kali Pemilu ini. Pada Pemilu 2009, Demokrat berhasil meraup 5 kursi. Jumlah ini menurun pada Pemilu 2014 dengan raihan 4 kursi sebelum kembali hilang satu kursi pada Pemilu 2019 silam.

Ia tak menampik bahwa gonjang-ganjing UU Keitimewaan DIY pada medio 2012 lalu cukup berimbas pada kader Demokrat di daerah, khususnya DIY. Banyak rakyat yang disebutnya salah paham dan menilai Demokrat hendak mengganggu keistimewaan DIY yang selama ini diakui pemerintah. Menurut Eko, pemahaman ini tentunya sangat salah lantaran justru Demokrat melalui Presiden SBY pada kala itu yang memperjuangkan UU Keistimewaan. Dampak dari UU Keistimewaan yang diteken SBY sendiri sangat besar lantaran pada akhirnya DIY mendapatkan dana keistimewaan yang melimpah yang saat ini dinikmati oleh rakyat DIY.

“Ini akan menjadi salah satu prioritas program kami dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa Demokrat tidak mengganggu keistimewaan. Selain itu juga tentunya rekruitmen caleg yang juga akan kami optimalkan. Yang jelas kami tentunya akan mengevaluasi kinerja kami,” papar pria yang kembali terpilih menjadi anggota DPRD Gunungkidul ini.

Sementara itu, pengurus DPC Gerindra Gunungkidul, Purwanto membenarkan bahwa telah ada persetujuan terkait bergabungnya anggota Demokrat di DPRD Gunungkidul ke fraksi Gerindra. Menurutnya, pihaknya sangat menyambut baik bergabungnya Partai Demokrat tersebut. Dengan adanya tambahan personel ini, posisi Fraksi Gerindra tentunya akan lebih kuat.

Walau menyambut baik, Purwanto memberikan catatan bahwa dengan bergabung dengan Gerindra, Demokrat tentunya harus menuruti sejumlah aturan maupun persyaratan dari Gerindra. Diantaranya yang harus disetujui adalah untuk nama, tidak akan ada embel-embel tambahan sehingga nama fraksi adalah dari Fraksi Gerindra. Pun demikian dengan jajaran pimpinan fraksi. Ia menyebut bahwa Ketua Fraksi Gerindra di DPRD Gunungkidul adalah dari Gerindra.

“Kalau masalah posisi wakil ketua fraksi nanti bisa dibicarakan lebih lanjut,” terangnya.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler