fbpx
Connect with us

Politik

Resmi Pinang Sunaryanta Jadi Calon Bupati, Koalisi Parpol Non Parlemen Ingin Tiru Teman Ahok

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Manuver 7 parpol yang tidak mendapatkan kursi dalam Pemilu Legislatif 2019 lalu untuk mengusung calon bupati sendiri rupanya tak main-main. Secara resmi, parpol-parpol yang bergabung dalam koalisi independen ini meminang Sunaryanto untuk ikut terjun dalam Pilkada Gunungkidul 2020 mendatang. Ribuan relawan telah disiapkan koalisi independen ini guna mendudukan Sunaryanto ke kursi GK-1.

Sekretaris Koalisi Independen, Agung Nugroho mengungkapkan, sebelum resmi meminang, Agung menyatakan bahwa komunikasi intensif dengan Sunaryanto. Menindaklanjuti pertemuan tersebut, beberapa waktu lalu pihaknya mengundang seluruh pengurus parpol-parpol tersebut untuk memantapkan barisan dalam Pilkada 2020.

“Kita sudah putuskan satu nama Calon Bupati yang akan kita usung adalah Sunaryanto,” tegas Agung, Jumat (21/06/2019) siang.

Dia memaparkan, meski tak masuk dalam skema parlemen, namun hal tersebut tak lantas membuat koalisi independen yang ia bentuk gamang dalam kontestasi Pilkada. Ia percaya dengan kerja keras dan kesolidan dari para pengurus, koalisi ini bakal memberi warna baru atau bahkan memenangi Pilkada Gunungkidul 2020 mendatang.

“Jaman Pilkada DKI dulu, ada teman Ahok yang sangat fenomenal. Kita ingin seperti itu, tidak ada di parlemen itu bukan masalah,” beber dia.

Meski sudah meminang secara resmi, hingga saat ini Agung mengakui bahwa Sunaryanto belum memberikan jawaban. Koalisi independen sendiri saat ini masih menunggu jawaban tersebut. Persetujuan Sunaryanto akan sangat penting nantinya dalam menggerakan mesin partai koalisi independen. Ia menargetkan, pada pertengahan Juli nanti, jawaban sudah didapat sehingga pihaknya bisa segera mengumpulkan KTP dukungan dari masyarakat.

“Kita targetkan bisa mendapatkan 100.000 KTP dukungan dari sekitar 65.000 yang dibutuhkan. Kita sangat optimis bisa tercapai mengingat kesolidan kami dan juga dukungan dari ormas-ormas yang ada,” urainya.

Terkait strategi pemenangan yang akan digunakan dalam Pilkada 2020 mendatang jika memang Sunaryanto bersedia, Agung menjanjikan bakal menggerakan ribuan relawan. Saat ini sendiri, sudah ada ratusan relawan dari koalisi independen yang siap bekerja. Ia optimis, seiring berjalannya waktu, para relawan dari 18 kecamatan ini akan terus bertambah dan menjadi kekuatan yang signifikan.

“Para relawan ini akan bergerak hingga ke tingkat bawah. Mereka siap door to door dalam mengkampanyekan Sunaryanta,” imbuh Ketua DPD Partai Perindo Gunungkidul ini.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Hanura Gunungkidul, Supar Sarwo menambahkan, dalam kontestasi Pilkada ini, Sunaryanta menjadi calon tunggal yang akan diusung. Pihaknya sendiri masih akan mencari sosok calon Wakil Bupati yang cocok bergerak dengan Sunaryanta. Menurut Supar, sudah ada komunikasi dengan beberapa tokoh masyarakat yang ingin terjun dalam kontestasi ini.

Meski enggan memaparkan secara detail, menurut Supar, ada sedikitnya tiga orang yang telah menghubungi jaringan koalisi independen. Ketiga orang tersebut berasal dari tokoh partai, mantan pejabat eksekutif, hingga tokoh agama.

“Mohon maaf untuk nama tidak bisa kami sebutkan karena kami masih terus melakukan penjaringan,” jelasnya.

Terkait dengan koalisi independen yang ia bentuk ini, Supar mengakui bahwa saat ini belum ada pakta integritas. Namun begitu, diantara ketua-ketua parpol yang menjadi anggota, sudah terjalin kesepakatan yang solid. Pakta integritas ini disebutnya akan segera diresmikan begitu pihaknya mendapatkan calon pasangan yang akan diusung.

“Yang jelas kita sepakat dan solid dengan kesepakatan ini,” tutup dia.

Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler