fbpx
Connect with us

Hukum

Kejaksaan Negeri Wonosari Hentikan Penyelidikan Pengadaan Masker 2020

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Kejaksaan Negeri Wonosari menghentikan penyelidikan pengadaan 200.000 masker oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tahun 2020 lalu. Hal tersebut lantaran tidak ditemukannya unsur pidana dalam pengadaan masker bagi masyarakat saat awal pandemi terjadi saat itu.

Kepada Pidjar.com, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Gunungkidul, Indra Saragih mengatakan pasca adanya pelaporan terkait pengadaan masker dari BPBD pihaknya kemudian melakukan penyelidikan di lapangan. Sejak tahun 2020 lalu, petugas telah melakukan pengumpulan keterangan dari pihak terkait untuk mengusut perkara tersebut.

“Pihak terkait seperti penyedia barang dan dari BPBD sudah kami mintai keterangan,” kata Indra Saragih, Minggu (11/04/2021).

Adapun setelah dilakukan pendalaman data dan mempelajari keterangan yang diperoleh dari pihak terkait, Kejaksaan Negeri Wonosari menyimpulkan bahwa tidak ditemukan adanya unsur pidana dalam pengadaan masker tersebut. Sehingga petugas mengambil kebijakan menghentikan penyelidikan atas perkara tersebut.

“Iya terkait dengan penyelidikan pengadaan masker ini kami hentikan karena tidak ditemukkannya unsur pidana,” jelasnya saat ditemui.

Sejumlah orang telah diperiksa, namun indikasi penyimpangan dalam pengadaan masker ini tidak ditemukan. Disinggung mengenai audit, menurutnya selama ini belum ada audit yang dilakukan karena tidak ada indikasi terkait penyimpangan.

“Tahapnya kemarin masih dalam penyelidikan, ditemukan unsur pidana atau tidak. Kebetulan kan tidak ada. Jadi belum sampai kesana (audit),” papar dia.

Namun demikian jika kemudian waktu ditemukan fakta-fakta baru yang sekiranya mengarah pada penyimpangan tentu aparat penegak hukum akan kembali turun melakukan penyelidikan.

“Pada intinya sudah berhenti (penyelidikan),” tegasnya.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, proyek pengadaan masker ini mencuat ketika adanya sejumlah temuan berkaitan dengan rekanan yang ditunjuk untuk melakukan pengadaan. Diantaranya yang paling menarik adalah adanya pengusaha pengolahan limbah kain yang mendapat jatah proyek pengadaan masker.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler