Pemerintahan
Kejar Target Capaian Vaksin Covid19, BIN DIY Bantu Dinkes Sasar Sejumlah Kapanewon di Gunungkidul
Tepus,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)—Penyisiran warga yang belum tersasar vaksin covid19 terus dilakukan oleh BIN DIY bersama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul. Hal ini dilakukan agar capaian vaksinasi covid19 terus meningkat dan melebihi target yang telah ditentukan oleh pemerintah, sebab berdasarkan data yang dimiliki masih ada beberapa kapanewon yang jumlah capaian vaksin tergolong rendah.
Perwakilan BIN DIY, Eko Susilo mengungkapkan berdasarkan data yang ia miliki ada sedikitnya 6 kapanewon dengan capaian vaksin masih rendah diantaranya Patuk, Saptosari, Tepus, Karangmojo, Semin dan Semanu. Maka dari itu, pihaknya melakukan trabas wilayah untuk menyasar dan menyisir daerah-daerah yang warganya masih minim vaksinasi.
“Hari ini kita lakukan di Balai Padukuhan Pulegundes 1, Kalurahan Sidoharjo, Kapanewon Tepus dengan sasaran 300 dosis tervaksinkan,” ujar Eko Susilo.
Di daerah lain, dalam sehari dosis yang diberikan bahkan lebih dari 300, dimana ada yang sampai 500 dosis dalam sehari sampai dengan 1.500 dosis tersalurkan. Para vaksinator ini tidak hanya melayani vaksin dosis pertama melainkan juga dosis kedua.
“Kami menyasar lokasi mana yang masih banyak warga belum tersasar vaksin covid19, dari situ kami masih melakukan penyisiran mana-mana yang masih perlu dilakukan pendekatan dan masih membutuhkan vaksin,” papar dia.

Sementara itu, Panewu Anom Tepus, Sigit Pramudiyanto mengungkapkan berdasarkan data yang diperoleh dari baru sekitar 73 persen warganya yang sudah vaksin covid19 . dengan adanya program dari dinas kesehatan dan BIN DIY ini tentunya sangat membantu pemerintah kelurahan dan kapanewon untuk meningkatkan capaian vaksin di pesisir selatan tersebut.
“Harapan kami bisa lebih dari 70 persen, paling tidak di angka 75 persen lebih,” ucap Sigit.
Selepas vaksin dari BIN ini, pemerintah tidak langsung lepas tangan penyisiran akan tetap dilakukan agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang terbaik. Adapun nantinya petuga juga tetap akan melakukan upaya jemput bola di lokasi-lokasi tertentu.
“Kendala yang dihadapi memang adalah berkaitan dengan kondisi geografis. Daerah kami agak jauh sehingga ada berbagai kendala yang dialami oleh warga,” tutup Sigit.
-
Pemerintahan1 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized3 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized1 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized3 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa1 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized2 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa1 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized2 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized2 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized1 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
