fbpx
Connect with us

Politik

Kejutan di Sawahan, Pensiunan Guru Unggul Telak Atas Lurah dan Mantan Lurah

Published

on

Ponjong, (pidjar.com)–Puncak perhelatan Pemilihan Lurah (Pilur) serentak di 58 Kalurahan di Gunungkidul yaitu proses pencoblosan dan penghitungan hasil suara sah dilakukan pagi hingga sore hari tadi. Meskipun dilaksanakan di tengah pandemi, pelaksanaan Pilur tahun ini berlangsung sangat meriah dan berjalan dengan tertib. Sejumlah calon lurah telah ditetapkan sebagai sebagai Lurah terpilih berdasarkan hasil perhitungan suara yang dilakukan oleh panitia. Sebagaimana diketahui, dari hasil penghitungan suara ini, sejumlah incumbent bertumbangan.

Salah satu kejutan yang terjadi dalam Pilihan Lurah serentak ini ialah hasil dari Pilur Sawahan, Kapanewon Ponjong. Dari hasil perhitungan suara, Suwarto berhasil memenangi kontestasi Pilur secara mutlak dengan perolehan 55,43% suara masyarakat. Sang pendatang baru ini berhasil menumbangkan lurah incumbent dan mantan lurah yang juga ikut berkompetisi dalam helatan ini.

Kepada pidjar.com, Lurah Sawahan terpilih, Suwarto, mengungkapkan jika dirinya terpilih berkat semua partisipasi dan dukungan seluruh masyarakat Kalurahan Sawahan. Menurutnya, kemenangannya merupakan kemenangan seluruh masyarakat Kalurahan Sawahan yang menjadi sebuah langkah awal yang baru menuju Kalurahan Sawahan yang lebih baik. Atas kemenangannya tersebut, ia menyampaikan jika hal tersebut bukanlah akhir dari perjuangan dirinya, namun justru sebagai langkah awal yang konkrit untuk membangun Kalurahan Sawahan seperti yang ia tuangkan dalam visi-misi saat kampanye kemarin.

“Sebuah langkah yang baru menuju Kalurahan Sawahan yang lebih baik, kami tidak akan bergembira ria tetapi saatnya kami merangkul semua pihak dan bekerjasama serta berkolaborasi membangun Kalurahan Sawahan seperti slogan kita, Bali Ndeso Bangun Ndeso, Sesarengan Bangun Sawahan,” urai Suwarto, Sabtu (30/10/2021).

Pilur Sawahan sendiri diikuti oleh 4 orang calon Lurah, yang mana dalam penghitungan suara Suwarto yang mendapat nomor urut 3 tercatat memperoleh suara tertinggi mengungguli ketiga kompetitornya. Jumlah pemilih di Kalurahan Sawahan totalnya ialah 3.518 orang. Dalam penghitungan suara, Suwarto tercatat paling tinggi dengan perolehan 1.950 suara. Disusul oleh Suyatno yang merupakan mantan lurah dengan 921 suara, diikuti oleh lurah incumben Suprapto yang hanya memperoleh 350 suara, dan terakhir yaitu Sumarno dengan 297 suara.

“Saya berterimakasih kepada seluruh tim pemenangan, dan saya ulang lagi, semua masyarakat tentunya,” papar dia.

Sementara itu, Ketua Panitia Pilur Sawahan, Farid Gunawan, mengungkapkan, Pilur kali ini memberikan bukti bahwa masyarakat Sawahan sudah sangat dewasa dalam berdemokrasi. Semua calon, timses, pendukung, tokoh masyarakat, lembaga kalurahan, Plt lurah, Pamong, Dukuh, RT RW bahkan pemilih pemula, semuanya sangat kooperatif dan memberikan dukungan secara sehat. Proses demokrasi semacam ini diharapkan akan terus berlangsung sehingga kondisi dan situasi di Sawahan bisa tetap kondusif.

“Ini merupakan momen yang sangat berharga karena telah mematangkan wawasan demokrasi masyarakat Sawahan,” ucap dia.

Ia berharap Lurah yang akan dilantik nanti dapat mewujudkan pemerintahan yang akuntabel, transparan dan adil. Sehingga siap mengantarkan Sawahan berkembang maju dengan mengoptimalkan semua sumber daya yang ada.

“Mari berangkulan kembali membangun Sawahan yang lebih baik dan sejahtera,” tutupnya.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler