Pemerintahan
Kemenag Gunungkidul Sarankan Ponpes Pulangkan Santri Mulai 2 Mei
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Beberapa hari terakhir tengah ramai dibicarakan mengenai dispensasi mudik bagi santri pondok pesantren. Ada pro dan kontra mengenai usulan tersebut. Kementrian Agama (Kemenag) Gunungkidul sendiri menyarankan agar seluruh pondok pesantren memulangkan santrinya mulai tanggal 2 atau 3 Mei mendatang.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Gunungkidul, Arief Gunadi. Pemulangan santri ini sebab nantinya pondok pesantren akan libur selama 2 bulan. Sehingga kanwil menganjurkan pondok pesantren memulangkan para santri.
“Pertimbangan tentu ada. Kalau santri tetap mondok akan menjadi tanggung jawab siapa kalau libur 2 bulan,” kata Arief Gunadi.
Pantauan yang dilakukan oleh Kanwil, saat ini para santri masih melakukan kegiatan sebagaimana biasa dilakukan di pondok pesantren. Untuk bulan Ramadhan justru lebih padat jika dibandingkan dengan hari-hari biasa.
Berkaitan dengan santri yang akan mudik, Arief menghimbau agar tetap menerapkan ptotokol kesehatan. Saat hendak mudik pun tidak sembarang, perlu mempersiapkan surat legal dari dokter atau fasilitas kesehatan.

“Cek kondisinya dulu bagaimana, sehat atau tidak dan dipastikan tidak terpapar covid19. Nanti mereka juga harus mematuhi aturan di daerahnya,” imbuh dia.
Berdasarkan data yang ada, santri yang mondok di di pesantren Gunungkidul berasal dari berbagai wilayah. Seperti DIY, Jawa Tengah, Kalimantan, bahkan ada yang dari luar negeri yaitu Thailand, Singapura, dan Timor Leste.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawty mengatakan, pihaknya siap jika pondok pesantren melakukan koordinasi jika para santri akan mudik. Pengecekan di fasilitas kesehatan akan dipersiapkan. Namun demikian itu juga tergantung permintaan dari setiap pondok pesantren.
“Koordinasi perlu dilakukan,”ucap Dewi.
Yang terpenting menurutnya, saat santri keluar dan masuk Gunungkidul harus menenuhi SOP yang berlaku. Kemudian harus dengan orang tua dan tidak boleh menggunakan kendaraan umum.
-
Uncategorized3 hari yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized2 hari yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial2 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized4 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan4 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized2 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized1 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized1 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Peristiwa4 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Pemerintahan2 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Uncategorized6 hari yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Pemerintahan4 minggu yang laluRatusan Warga Gunungkidul Terjangkit Penyakit Menular Mematikan Ini
