Connect with us

Pemerintahan

Kendalikan Harga Beras, Pemerintah Selenggarakan Pasar Murah di Sejumlah Wilayah

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Menyikapi harga beras di pasaran yang merangkak naik, Dinas Perdagangan Gunungkidul menyalurkan program pasar murah Stabilitas Pasokan Harga Pangan (SPHP) di sejumlah titik. Adapun saat ini Harga Eceran Tertinggi (HET) beras berada di angka Rp. 12 ribu hingga Rp. 14 ribu per satu kilogramnya.

Kepala Seksi Distribusi Bidang Perdagangan, Dinas Perdagangan Gunungkidul, Retno Utami, mengakui jika harga beras di pasaran dalam beberapa waktu terakhir mengalami peningkatan. Berdasarkan Peraturan Badan Pangan Nasional No. 67 tahun 2023 tentang HET beras, seharusnya di tingkat konsumsen HET beras sebesar Rp. 10.900 per satu kilogramnya.

Namun dalam beberapa waktu terakhir harga beras di tingkat konsumen justru merangkak naik hingga sebesar Rp. 12 ribu sampai Rp. 14 ribu per kilogramnya.

Berita Lainnya  Klaster Menengok Orang Sakit, Belasan Warga Playen Terpapar Covid19

“Aturan HET itu mulai berlaku 1 September 2023 yang sebelumnya di harga Rp. 9.450 per kilogramnya,” jelas Retno, Senin (04/09/2023).

Guna menjaga inflasi dan stabilitas pasokan pangan, Dinas Perdagangan Gunungkidul melaksanakan penyaluran beras SPHP di sejumlah titik. Adapun pada hari ini, Senin (04/09/2023) pihaknya melaksanakannya di Kapanewon Paliyan dengan membawa 4 ton beras.

Lebih lanjut, program serupa kedepannya masih akan terus berlanjut. Pihaknya akan menggelar kegiatan serupa di Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan pada tanggal 6 September dan Padukuhan Trowono B tanggal 11 September mendatang.

“Kuota masing-masing lokasi sebesar 4 ton, ini tadi di Kapanewon Paliyan berasnya habis,” ujarnya.

Menurutnya, kenaikan harga beras dipengaruhi beberapa hal diantaranya berlangsungnya fenomena el nino dan stok beras di masyarakat yang mulai menipis. Diharapkan dengan adanya penyaluran beras di tingkat masyarakat dapat mengatasi kenaikan harga beras yang saat ini sedang berlangsung.

Berita Lainnya  Tahun Ini, Hanya 10 Kecamatan Yang Dapat Jatah Paket Bantuan Rumah Tidak Layak Huni

“Selanjutnya Dinas Perdagangan akan beekoordinasi dengan Kalurahan atau Kapanewon yang berminat agar mengajukan surat permohonan pasar murah SPHP ke kami,” pungkasnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata3 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 bulan yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler