fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Beras Untuk Ribuan Keluarga

Diterbitkan

pada

BDG

Wonosari,(pidjar.com)– Pemkab Gunungkidul mulai mempercepat penyaluran bantuan cadangan pangan beras 10 kilogram ke ratusan ribu kelompok penerima manfaat. Hal itu sesuai dengan instruksi Presiden RI yang meminta penyaluran beras tersebut dilakukan awal bulan September ini.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Pemkab Gunungkidul, Wijang Eka Aswarna, mengatakan pihaknya kini tengah mempesiapkan pendistribusian bantuan beras 10 kilogram kepada masyarakat. Langkah itu disebutnya sebagai tindak lanjut dari arahan Presiden RI beberapa waktu lalu yang menginginkan penyalurannya dipercepat.

“Sekarang kita baru koordinasi ke Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk memastikan ketersediaan berasnya,” jelas Wijang, Senin (04/09/2023).

Lebih lanjut, sebelumnya penyaluran bantuan beras tersebut direncanakan berlangsung pada bulan Oktober mendatang. Namun karena adanya dinamika harga beras dipasar yang mengalami kenaikan, maka pemerintah pusat menginstruksikan penyaluran bantuan dipercepat pada bulan ini.

“Jadi ini memang dipercepat satu bulan, rencanya kemarin itu bulan Oktober mulai dilaksanakan. Karena mungkin harga beras di pasaran naik jadi diintervensi dengan penyaluran bantuan ini,” ungkapnya.

Berita Lainnya  Pasca BBM Naik, Tarif Angkutan Naik Hingga 30%, Hingga Pemerintah Bagi-bagi Bantuan Tunai

“Untuk jadwal belum ditentukan karena masih koordinasi dengan Bulog, tapi ketika nanti sudah siap maka segera kita distribusikan,” sambung Wijang.

Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin, Dinas Sosial Perlindungan Perempuan dan Anak Gunungkidul, Giyanto, mengatakan penyaluran bantuan beras 10 kilogram untuk setiap keluarga tersebut berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di Gunungkidul. Adapun saat ini jumlah rumah tangga di Gubungkiduk yang masuk dalam DTKS sebanyak 214.017 keluarga.

“Terkait bantuan beras itu yang menyalurkan bukan kami, kami hanya menyajikan data saja. Dan dari data itu ada 214.017 keluarga yang masuk dalam DTKS,” pungkasnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler