Pemerintahan
Kerjasama Sistem Online Dengan Disdukcapil, Masyarakat 6 Desa Ini Tak Perlu Jauh-jauh Urus Akta Kematian
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Gunungkidul telah menjalin kerjasama dengan pemerintah desa untuk mempermudah dalam pembuatan dokumen kependudukan. Saat ini, ada sedikitnya 6 desa yang telah bekerjasama dengan Disdukcapil dalam pengurusan dokumen kependudukan berbasis online. Dengan pemanfaatan teknologi ini, masyarakat desa tersebut tidak perlu jauh-jauh datang ke kantor Dukcpil untuk mengurus Kartu Keluarga, Akta Kematian maupun dokumen lainnya. Nantinya program ini akan diterapkan ke seluruh desa.
Kepala Seksi Kerjasama dan Inovasi Pelayanan Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Gunungkidul, Ruspamilu Yulianto menjelaskan, dalam pengurusan dokumen kependudukan secara online, pihaknya telah bekerjasama dengan 6 desa. Adapun desa-desa tersebut adalah Desa Girijati, Kecamatan Purosari; Desa Pampang, Desa Karangduwet, dan Desa Sodo di Kecamatan Paliyan; Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk; dan Desa Banaran, Kecamatan Playen.
Sejak beberpa waktu lalu, pemerintah desa bersama dengan Disdukcapil mulai mengembangkan program online dalam pendaftaran dokumen penting ini. Misalnya saja dalam melakukan pembuatan akta kematian, masyarakat yang anggota keluarganya meninggal bisa langsung bisa dilakukan pendaftaran pembuatan akta kematian secara langsung, melalui system online.
“Sudah bisa online. Kita terus kembangkan program baru ini,” kata Ruspamilu, Rabu (27/11/2019).
Lebih lanjut ia mengatakan, untuk surat kematian sendiri bisa diurus secara online dengan syarat sudah dilaporkan sebelum 5 hari dari kejadian. Jika lebih dari 5 hari, maka nantinya tidak bisa terlayani. Sehingga keluarga dari yang bersangkutan harus mengurusnya di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Gunungkidul.
Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan dan Pendaftaran Kependudukan, Arisandi Purba menambahkan, untuk pengurusan pembuatan akta kematian di Gunungkidul saat ini sudah ada peningkatan. Akta kematian sendiri menurutnya merupakan sebuah dokumen yang sangat penting, sehingga keluarga dari orang yang telah meninggal perlu mengurusnya.
“Sekarang ini untuk akta kematian merupakan syarat wajib untuk penghapusan database. Kalau aktanya belum terbit mata databasenya masih aktif (hidup),” terang Arisandi.
Pihaknya pun mendorong masyarakat agar terus aktif dalam mengurus dokumen ini. Sehingga selain berguna bagi masyarakat, hal ini membantu pemerintah dalam kepemilikan data yang tepat dan valid. Selain pemerintah desa, pihaknya juga telah bekerjasama dengan BPJS, BPN dan lembaga lain dalam rangka pelayanan bagi penduduk yang sudah meninggal untuk menyertakan bukti kematian yaitu akta kematian.
“Beberapa langkah untuk mendorong masyarakat tertib administrasi kependudukan telah dilakukan. Untuk animo masyarakat mengurus juga ada peningkatan terlebih yang salah seorang keluarganya meninggal sudah agak lama kemudian baru mengajukan pembuatan akta kematian,” tutupnya.
-
Uncategorized21 jam yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized5 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Sosial2 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Pemerintahan2 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized1 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Pariwisata3 minggu yang laluOnsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi
-
Uncategorized4 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Pemerintahan3 minggu yang laluKekeringan Meluas, 92.055 Jiwa di Gunungkidul Terdampak Krisis Air Bersih
