Connect with us

Pemerintahan

Kerusakan TPI Baron Akibat Abrasi Yang Semakin Parah Dinilai Mulai Bahayakan Masyarakat

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Bangunan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang berdiri di Pantai Baron mengalami kerusakan. Kerusakan yang terjadi ini adalah akibat abrasi yang menerjang di kawasan Pantai Baron beberapa waktu lalu. Membaca situasi dan kondisi bangunan yang semakin membahayakan aktifitas yang dilakukan oleh nelayan dan masyarakat, Dinas Kelautan dan Perikanan merencanakan akan melakukan perbaikan.

Kepala Bidang Perikanan Tangkap, Dinas Kelautan dan Perikanan, Purwono Sulistyo Hadi menjelaskan, beberapa waktu belakangan ini gelombang tinggi terus terjadi di pantai selatan mengakibatkan pengikisan pada tanggul dan bangunan TPI pantai Baron yang berada tepat di pinggir pantai. Akibatnya saat ini, kerusakan yang terjadi pun semakin meluas dan parah. Misalnya saja gelombang air laut yang menghantam bangunan mengakibatkan bangunan terkikis dan berongga. Belum lagi pada bagian atap pun juga mengalami kerusakan.

Berita Lainnya  Ditetapkan Suspect Anthraks, Ratusan Warga 2 Padukuhan di Gombang Divaksin

“Kita sudah tahu mengenai ini, maka dari itu Dinas memgambil langkah cepat untuk merencanakan perbaikan,” kata Purwono Sulistyo Hadi, Jumat (05/07/2019).

Adapun abrasi ini terjadi lantaran gelombang tinggi dari laut yang mengalir dari aliran sungai pantai Baron dari arah barat menuju ke sisi kiri atau timur. Arus air kemudian menuju ke bangunan TPI yang kemudian memicu kerusakan yang saat ini terjadi. Guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, maka untuk aktifitas jual beli di TPI terpaksa dialihkan ke bangunan belakang TPI.

“Sudah kami lakukan peninjauan. Perbaikan akan segera dilakukan,” imbuh dia.

Lebih lanjut mantan Kepala Bidang Rehabilitasi, Dinas Sosial Gunungkidul tersebut mengungkapkan jika untuk perbaikan bangunan TPI khususnya tanggul dan atap akan dilakukan dalam waktu dekat. Hal ini lntaran sifatnya yang mendesak dan agar tidak mengganggu serta membahayakan aktifitas nelayan dan masyarakat. Sedikitnya, anggaran 50 hingga 80 juta telah dipersiapkan untuk perbaikan.

Berita Lainnya  Buntut Skandal Perselingkuhan, Lurah Rejosari Akhirnya Resmi Lengser

Kendati demikian, perbaikan ini sifatnya hanya sementara dari DKP sendiri saat ini sedang dalam proses perbaikan dan perubahan hitung-hitungan maupun rencana yang akan dilakukan. Jika TPI Pantai Baron tersebut akan direlokasi menurutnya tidak memungkinkan karena dalam penataan pantai baron sendiri DED dan Masterplannya berada di tangan Dinas Pariwisata dan Bappeda Gunungkidul.

“Kita hanya berupaya perbaikan sementara. Karena TPI masuk satu paket dalam DED dan Masterplan penataan pantai Baron yang diwacanakan oleh Pemkab Gunungkidul,” ujar dia.

Ia menghimbau pada masyarakat dan nelayan agar tidak berdekatan dengan bangunan TPI yang mengalami kerusakan saat beraktifitas. Himbauan ini dimaksudkan agar tidak terjadi hal-hal membahayakan mengingat kondisi TPI yang rusak semakin meluas.

Berita Lainnya  Kinerja Buruk dan Tak Disiplin, Tunjangan Kinerja PNS Bakal Dipotong

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Gunungkidul, Krisna Berlian menambahkan, pihaknya sudah melakukan peninjauan atas kerusakan TPI di Pantai Baron. Sebelum TPI rusak parah, sebenarnya dinas telah menganggarkan dana untuk perbaikan, namun perbaikan belum teralisasi kondisinya justru semakin parah. Saat ini dari DKP sendiri tengah menggandeng konsultan dalam perbaikan TPI pantai Baron.

“Sebenarnya sudah kami anggarkan beberapa waktu lalu. Ini kita sedang koordinasi untuk perbaikan lebih cepat,” papar Krisna Berlian.

“Kita perbaiki yang ada di depan mata dulu. Ini sedang perubahan RAB, kalau untuk menggeser belum bisa pastinya. Harus ada regulasi yang kuat pula,” tandas dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata5 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata6 hari yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis2 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler