Pemerintahan
Kesadaran Pembayaran Pajak Tinggi, Pendapatan PBB Gunungkidul Lampaui Target di Tengah Pandemi
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kendati banyak wajib pajak yang meminta keringanan dalam pembayaran pajak bumi dan bangunan, akan tetapi pendapatan asli daerah dari sektor ini beberapa bulan terakhir mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan pendapatan 3 bulan lalu. Data di Badan Keuangan Aset Daerah (BKAD) Gunungkidul, per hari ini Senin (05/10/2020) PAD PBB mencapai 18,717 miliar rupiah.
Kepala Bidang Pagihan, Pelayanan dan Pengendalian, BKAD Gunungkidul, Supriyatin mengatakan capaian PAD PBB per hari ini cukup bagus. Bahkan pajak yang terbayarkan melampaui target perubahan akibat covid-19.
Ia menjelaskan, awalnya target PAD PBB 2020 mencapai 25 miliar rupiah, di pertengahan waktu diubah menjadi 15,4 miliar karena pemerintah tidak mau membebani masyarakat ditengah pandemi saat ini. Seiring dengan berjalannya waktu dan kepatuhan masyarakat dalam membayarkan pajak target itu pun terlampaui.
“Untuk target yang perubahan pertama Alhamdulillah sudah terlampaui. Sampai sekarang yang terbayarkan 18,455 miliar rupiah pokoknya dan 261,5 adalah denda. Ini kita kejar lagi sampai bulan Desember karena ada perubahan target lagi. Sampai dengan Desember mendatang target PAD PBB 21,050 miliar rupiah,” kata Supriyatin, Senin (05/10/2020).
Upaya jemput bola juga dilakukan oleh pemerintah untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayarkan PBB. Hari Sabtu dan Minggu bahkan petugas juga turun ke lapangan untuk melakukan penagihan, sedangkan untuk hari masuk kerja petugas bersama bank BPD mendatangi kantor kalurahan.

“Target kita untuk pokok, denda dan tunggakan memang harus dibayarkan. Meskipun demikian, di kondisi pandemic ini memang ada yang meminta keringanan. Tentu kami berikan , di sisi lain kita juga mengundur batas waktu pembayaran yang seharusnya September jadi November,” tambahnya.
Menurutnya kendala yang dihadapi oleh pemerintah dalam penagihan adalah wajib pajak yang berada di luar kota sehingga penagihan sulit untuk dilakukan.
“Kita sudah maksimalkan, tapi untuk yang berada di luar kota ini diupayakan pelacakan agar segera membayarkan kewajiban mereka,” tutupnya.
-
Info Ringan6 hari yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa2 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan2 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Peristiwa4 minggu yang laluUang Pembangunan Masjid Al Uswah Senilai Rp 13 Juta Raib
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya3 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Peristiwa4 minggu yang laluLansia di Rongkop Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
-
Uncategorized3 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized2 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
