Peristiwa
Kesaksian Lewung, Selamatkan Diri Berenang Bersama Istri Menembus Derasnya Arus Banjir Yang Hancurkan Pantai Ngrenehan
Saptosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Lewung (59) dan istrinya, Lasiyem warga Padukuhan Gebang, Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosati menjadi saksi hidup derasnya banjir yang menghancurkan kawasan Pantai Ngrenehan, Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosari. Ia nyaris hanyut terbawa derasnya arus banjir yang mengarah ke laut. Beruntung ia bersama istrinya berhasil selamat setelah berenang sejauh puluhan meter ke dataran yang lebih tinggi.
Lewung sendiri setiap harinya berprofesi sebagai nelayan. Saat malam, ia membantu istrinya berjualan di lapak di tepi Pantai Ngrenehan. Namun, dua hari terakhir ia tidak melaut lantaran hujan deras memaksanya beristirahat.

Lewung yang hampir kehilangan nyawanya saat banjir menerjang Pantai Ngrenehan
Lewung menceritakan, sesaat sebelum banjir datang, kondisi di kawasan Pantai Ngrenehan gelap gulita karena listrik padam. Saat itu, ia mendengar suara gemuruh. Meski sempat curiga, namun ia mengira suara itu hanyalah suara angin saja.
“Saya memanggil istri saya untuk mencari senter (lampu penerang). Tapi saat meraba-raba lantai, istri saya bilang kalau ini ada air masuk warung,” kata Lewung kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, Senin (18/03/2019).
Seketika pula dengan sangat cepat, sekitar pukul 24.00 WIB, volume air semakin banyak. Ia kemudian keluar rumah namun air dari arah utara semakin deras.

“Istri saya sudah menangis, saya tidak bisa melihat sekitar karena gelap. Saat itu saya bingung ini tsunami apa banjir karena juga ada air juga dari arah pantai,” kata Lewung.
Khawatir melihat istrinya menangis, Lewung kemudian menarik tangan istrinya tersebut. Sembari membaca doa dan berpasrah kepada Tuhan, dirinya berusaha berenang untuk mencari lokasi lebih tinggi.
“Air sudah sampai dagu, sekitar 1,5 meter, saya berenang sambil memegang tangan istri saya sejauh 50 meter,” kata dia.
Sesampainya ke dataran lebih tinggi, ia kemudian mencari jalan yang aman untuk pulang ke rumah. Beruntung, sampai di rumah mereka tidak sampai mengalami luka serius.
“Saya baru pulang pagi tadi, gubuk di mana kami berjualan sudah hilang entah kemana. Barang yang tersisa saya bawa pulang, sementara saya tinggal di rumah,” ungkap dia.

Kondisi Pantai Ngrenehan yang hancur diterjang banjir
Sementara itu, warga di kawasan Pantai Ngrenehan, Sugeng Peso mengatakan, sejumlah lapak milik pedagang hilang. Pun juga dengan kapal dan jaring hanyut ke laut.
“Lapak ada 3 yang hilang, 4 kapal hilang, 6 rusak tidak bisa digunakan lagi, 500 jaring hilang,” kata dia.
Pantauan di kawasan Pantai Ngrenehan, petugas kepolisian, TNI dan warga masyarakat berjibaku melakukan evakuasi. Kondisi pantai sendiri saat ini hancur dengan sejumlah bagian mengalami longsor. Satu bangunan kelompok pengawas masyarakat (Pokmaswas) nyaris rubuh lantaran tanah di bagian pondasi sudah habis terkisis air.
-
Kriminal3 minggu yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa2 minggu yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial2 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Uncategorized1 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Peristiwa4 minggu yang laluLaka Maut Dinihari, Pemotor Tewas Dihantam Pick Up
-
Pemerintahan1 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized3 minggu yang laluHeboh Bola Api Berekor Panjang Melintas di Langit Gunungkidul, Warga Kaitkan dengan Pulung Gantung Jelang Bulan Suro
-
Peristiwa4 minggu yang laluPeriode Maut Jalanan Gunungkidul, Ratusan Kecelakaan Puluhan Korban Meninggal Dunia
-
Peristiwa2 minggu yang laluDalam Posisi Terduduk, Lansia 81 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Belakang Rumah
-
Peristiwa1 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Uncategorized3 minggu yang laluCetak Sejarah di Moto3, Veda Dapat Hadiah Mobil Impian Dari Konglomerat
-
Peristiwa2 minggu yang laluDiserempet Pemotor Tak Dikenal di Baleharjo, Pemotor Wanita Luka Parah Terjun ke Tegalan
