Peristiwa
Klaster Perkantoran Bertambah, Belasan Pegawai Dikmen Positif Corona
Playen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Belasan pegawai Balai Pendidikan Menengah (Dikmen) Kabupaten Gunungkidul terkonfirmasi positif covid-19. Hal ini membuat pegawai di kantor tersebut harus bekerja dari rumah.
Kepala Balai Pendidikan dan Menengah Gunungkidul, Sangkin mengatakan, awal kemunculan klaster dikmen ini dimulai dari pegawai setempat yang sepulang berkegiatan dari hotel. Keduanya mengeluhkan rasa tidak enak badan. Sehingga keduanya memutuskan untuk tidak masuk kantor.
“Keduanya check up ke rumahsakit dan dirapid, ternyata keduanya reaktif kemudian diswab yang satu positif yang satu negatif,” ucap Sangkin, Minggu (27/12/2020).
Sangkin menambahkan, di saat itu pula, rekan satu ruangannya yang berjumlah sekitar 13 orang juga mengeluhkan tak enak badan. Beberapa pegawai tersebut lantas melakukan pemeriksaan ke rumah sakit. Pihak UPT Puskesmas Playen I juga melaksanakan rapid massal. Adapun hasil dari rapid pun non reaktif.
“Keadaan sempat membaik, namun 13 orang tersebut kemudian diswab ternyata hasilnya positif, mereka melaksanakan isolasi mandiri,” papar Sangkin.

Begitu mendapatkan informasi 13 pegawainya terkonfitmasi positif, Sangkin lantas mengajukan Work From Home. Adapun kantor Dikmen yang berada di Padukuhan Siyoni Kidul, Kalurahan Logandeng, Kapanewon Playen sendiri saat ini terus dilaksanakan sterilisasi.
“Adapun guru yang wira-wiri ke dikmen sudah melaksanakan rapid tes mandiri dan hasil yang kami terima mereka non reaktif,” jelas dia.
Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty memgatakan saat ini terdapat 15 orang pegawai balai dikmen terpapar covid-19. Pihaknya saat ini tengah melakukan penelusuran terhadap warga yang melakukan kontak langsung terhadap masyarakat yang berkontak langsung dengan pegawai dikmen tersebut.
“Kami masih terus melakukan penelusuran terhadap warga yang berkontak langsung, mereka saat ini tengah melakukan isolasi mandiri,” tandas Dewi.
Saat ini warga terkonfirmasi positif covid-19 berjumlah 792 orang. Adapun yang masih dalam perawatan terdapat 253 orang, 242 orang diantaranya melakukan isolasi mandiri karena dalam keadaan sehat.
-
Info Ringan6 hari yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa2 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan2 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Peristiwa4 minggu yang laluUang Pembangunan Masjid Al Uswah Senilai Rp 13 Juta Raib
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya3 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Peristiwa4 minggu yang laluLansia di Rongkop Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
-
Uncategorized3 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized2 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
