Pemerintahan
Kesiapan Pembelajaran Tatap Muka Kian Matang, Tenaga Pendidik Dapat Suntik Vaksin
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul mulai melakukan vaksinasi tahap kedua dengan sasaran ASN, TNI Polri, pedagang pasar, dan kalangan lainnya. Saat ini, tenaga pendidik menjadi sasaran utama Pemkab Gunungkidul. Hal itu sebagai bentuk kesiapan pemerintah untuk melakukan kegiatan pembelajaran luring (tatap muka) pada pertengahan tahun 2021.
Kepala Dinas Kesehatan, Dewi Irawaty mengatakan, vaksinasi kali ini dilakukan di rumah sakit, klinik dan puskesmas yang tersebar di setiap wilayah. Per hari ini, masing-masing puskesmas sudah bergerak melakukan vaksinasi untuk guru. Kemudian di Kodim dan Polres juga sudah melakukan vaksinasi bagi anggota mereka.
“Puskesmas sudah memulai untuk vaksinasi tahap kedua ini untuk guru. Meskipun jumlahnya dosis yang ada masih kurang,” ucap Dewi Irawaty.
Lebih lanjut ia mengungkapkan, tenaga pendidik difokuskan untuk penerimaan vaksin ini karena adanya wacana pembelajaran secara luring akan segera dilakukan pada pertengahan tahun. Untuk itu, vaksin diberikan kepada pendidik dari PAUD, TK, SD, SMP, dan SMA agar kekebalan tubuh mereka lebih terjaga.
“Kita dapat kuota 700 vial vaksin atau sekitar 6.300 dosis jadi baru 3.000an orang yang akan divaksin. Tapi kami upayakan untuk mengajukan kuota lagi,” ujar dia.

Adapun saat ini pihaknya masih melakukan pendataan terkait dengan jumlah penerima vaksin tahap kedua. Sampai sekarang sudah masuk 42.000 data dari ASN, TNI Polri, pedagang dan kalangan pelayan masyarakat.
Disinggung mengenai vaksinasi tahap pertama untuk SDM Kesehatan, pada dosis pertama sudah 97 persen medis tervaksin sedangkan di dosis kedua baru 86 persen. Saat ini masih dalam proses penyelesaian.
“Ada 3 persen yang belum tervaksin itu karena kondisi tubuh tidak fit maupun ada yang hamil,” jelas Dewi.
Sementara itu, Ketua Komisi D, DPRD Gunungkidul, Supriyadi mendorong pemerintah agar segera melakukan kegiatan pembelajaran tatap muka. Hal ini dilakukan lantaran pihaknya mendapat keluhan dari wali murid terkait dengan sulitnya menjadi pendidik bagi para siswa.
Selain itu, pendidikan tatap muka ini juga menjadi bekal kuat bagi para siswa untuk mejadi bekal ketika mereka lulus sekolah. Pasalnya, saat ini pembelajaran daring dirasa menjadi kurang maksimal.
“Tahu-tahu siswa naik kelas, tahu-tahu lulus, apa yakin mereka mampu nanti bersaing di dunia kerja,” imbuh dia.
Terkait dengan kesiapan pembelajaran tatap muka, pihaknya juga telah melakukan monitoring dan koordinasi dengan instansi terkait. Sampai saat ini, menurutnya sekolah telah siap menjalankan kegiatan belajar tatap muka.
“Sekolah sudah siap, tinggal dimatangkan, guru juga sudah divaksin, ini kabar baik. Semoga kondisi lekas membaik,” lanjut dia.
Sebagai informaso, Rabu (03/03/2021) siang tadi Bupati Gunungkidul, Wakil Bupati berserta istri masing-masing, dan Wakil DPRD Gunungkidul Heri Nugroho melakukan vaksinasi di RSUD Wonosari.
Sementara itu, Bupati Gunungkidul, Sunaryanta menghimbau masyarakat untuk terap tenang dalam menghadapi kondisi sekarang. Berkaitan dengan vaksin masyarakat tidak perlu takut dan jika nanti telah mendapatkan kuota vaksin harus siap.
“Saya sudah vaksin. Ndak papa, ndak perlu takut,” ucap Sunaryanta.
-
Uncategorized1 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized7 hari yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial3 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized2 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized2 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Pemerintahan2 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Uncategorized2 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized5 hari yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemuda 22 Tahun Ditemukan Gantung diri di Dapur Rumah
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragis, Lansia di Candirejo Ditemukan Meninggal Terbakar
-
Kriminal4 minggu yang laluPenipuan Program Koperasi Desa Merah Putih Terbongkar, Pelaku Minta Uang hingga Rp80 Juta ke Kalurahan
