Sosial
Kisuh Pilu Rumah Kariman, Telah Renggut 4 Nyawa Akibat Rem Matic Blong
Semin,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kejadian kecelakaan yang menimpa Widodo (38) warga Banjar Rejo, RT 03 RW 02, Deaa Kdungampel, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah pada Rabu (27/06/2018) menyimpan cerita pilu tersendiri. Lokasi kecelakaan yang merupakan rumah milik Kariman alias Zaki warga Sendono RT 05 RW 07, Desa Pundungsari, Kecamatan Semin ini ternyata telah merenggut nyawa 4 orang pengendara motor. Sebelum naas yang menimpa Widodo, rumah tersebut juga menjadi lokasi sekeluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan anak balitanya tewas beberapa bulan silam. Selain lokasi yang sama, penyebab dari kecelakaan-kecelakaan maut tersebut pun juga sama yaitu rem sepeda motor matic yang blong di tikungan.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun pidjar-com-525357.hostingersite.com, kecelakaan pertama ialah peristiwa yang melibatkan sepeda motor Mio J dengan nopol AD 4815 QB. Kala itu motor dikendarai oleh Joko Nugroho (25) warga Jasan, Krajan, Weru, Sukoharjo mengalami rem blong di turunan. Di lokasi turunan yang tajam dan menurun, motor terus melaju tak terkendali.
Saat kejadian, motor ditumpangi oleh istrinya, Ayu Nurul Aisiyah (21) dan anak balitanya Shela (4). Mereka bertiga dalam kecepatan tinggi terjun ke jurang dan menghantam tembok rumah Kariman. Kerasnya benturan tersebut sampai membuat tembok rumah Kariman jebol. Akibatnya sangat fatal, ketiga penumpang motor meninggal dunia.
Peristiwa yang terjadi pada Rabu malam ini, juga dengan penyebab yang sama. Kali ini Widodo warga berakhir di tembok milik Kariman.
"Pada peristiwa kali ini lokasinya sedikit bergeser dari lokasi kecelakaan pertama. Namun tidak begitu jauh masih di rumah yang sama," terang Sriyadi, Rabu malam.
Meski pada kecelakaan kali ini tembok tidak sampai runtuh, namun luka yang dialami korban justru lebih parah. Kepala korban hancur, hingga otaknya keluar.
"Ada lubang ditembok, diduga karena benturan itu. Dimungkinkan juga korban menghantam tembok dari batako itu," terang Sriyadi.
Kondisi sepeda motor remuk pada bagian depan, ban pecah, veleg bengkok, body depan remuk plat nomor mengelupas.
Sriyadi menambahkan, ke depan, melihat lokasi ini merupakan lokasi yang sangat rawan, pihaknya akan memasang rambu-rambu di turunan yang cukup curam tersebut. Selain itu, juga akan dilakukan pemasangan pembatas jalan di tepi turunan tersebut.
“Kita menghimbau masyaraka bisa lebih berhati-hati dan waspada di turunan ini,” pungkasnya.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized6 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized4 minggu yang laluMulai Oktober, Tujuh TPR Wisata Gunungkidul Terapkan Pembayaran Retribusi Cashless
