Connect with us

Peristiwa

Rusak Rumah Saat Tagih Hutang, Petugas Koperasi Plecit Dikepung dan Dimassa Warga

Diterbitkan

pada

Karangmojo,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– MMH warga Semarang yang bekerja di sebuah koperasi simpan pinjam yakni SPS harus berurusan dengan warga dan Pemerintah Kalurahan Kelor serta jajaran kepolisian. Bahkan, yang bersangkutan nyaris dihakimi massa. Hal ini lantaran MMH melakukan tindakan pengrusakan rumah milik nasabahnya saat menagih angsuran pada Jumat (27/01/2023) kemarin.

Kanit Reskrim Polsek Karangmojo, AKP Sunardi mengungkapkan, peristiwa ini terjadi pada Jumat petang. Sejak siang, MMH memang telah mendatangi rumah Sayem warga Kalurahan Kelor, Kapanewon Karangmojo untuk mengambil angsuran. Namun beberapa kali datang, rumah nasabahnya tersebut dalam kondisi kosong. Sekitar pukul 18.15 WIB, ia kembali ke rumah nasabahnya dan masih dalam kondisi tak ada penghuni.

Hal ini kemudian membuat emosinya meluap-luap. Hingga akhirnya, MMH melakukan pengrusakan di rumah nasabahnya tersebut.

Mulai dari kursi teras dilemparkan ke bawah, meja teras dibalik , lampu depan teras diputar sampai lepas dan tidak bisa dipakai. Bahkan pria ini juga melumuri tembok rumah Sayem dengan lumpur.

Berita Lainnya  Serahkan Bantuan Sumur Bor di Semin, Hanafi Rais Kecam Keputusan Pengangkatan Jenderal Polisi Jadi Plt Gubernur

Saat itu, Sayem yang baru pulang dari ladang ia melihat keadaan depan rumahnya sudah berantakan karena ulah petugas koperasi tersebut. Ia juga diteriaki dengan suara yang sangat kencang. Mendapati hal ini, Sayem kemudian berteriak histeris dan menangis.

Teriakan Sayem lantas memancing perhatian warga yang berdatangan ke rumah Sayem untuk memberi pertolongan. Warga yang geram langsung mengepung petugas koperasi itu. Sejumlah warga bahkan sempat merangsek dan menghakimi MMH.

“Dalam sehari kemarin dia (pelaku) datang ke rumah warga kami 3 kali namun dalam kondisi kosong. Kedatangannya yang terakhir ini dia emosi dan melakukan tindakan pengrusakan ini,” ucap Kanit Reskrim Polsek Karangmojo, AKP Sunardi saat dikonfirmasi, Sabtu (28/01/2023).

Adapun pelaku pengrusakan ini kemudian digelandang warga ke Polsek Karangmojo untuk proses penyelesaian permasalahannya.

“Bu Sayem ini memiliki utang Rp 300 ribu pengembaliannya menjadi Rp 360 ribu. Selama beberapa waktu ini, sudah mengangsur Rp 131 ribu, kemarin langsung dimediasi ada dengan Pak Lurah, tokoh masyarakat dan pihak kepolisian,” ujarnya.

Berita Lainnya  TV Analog Dinonaktifkan, Masyarakat Kelabakan Cari Set top Box

Ia menjelaskan, sesuai dengan permintaan beberapa pihak kejadian ini diselesaikan secara musyawarah dan terdapat beberapa kesepakatan. Yakni pinjaman Sayem dinyatakan lunas oleh pihak koperasi. Kemudian petugas yang melakukan pengrusakan memberikan ganti rugi sebesar Rp 1,5 juta terhadap nasabahnya.

“Masih ada 3 warga dengan jumlah pinjaman kecil yang juga dinyatakan lunas. Kejadian seperti ini tidak hanya sekali, tapi sudah terjadi 2 kali. Pada saat itu petugas tagih juga bersikap arogan dan sudah diperingatkan, lha sekarang diulangi dan lebih parah lagi. Warga yang gerah dan resah langsung bertindak, termasuk pihak kalurahan tegas melarang bank plecit dengan dalih koperasi masuk ke wilayah kami,” sambung Bhabinkamtibmas Kalurahan Kelor, Aipda Yudhi.

Terpisah, Lurah Kelor, Suratman mengatakan, pengrusakan yang dilakukan oleh petugas koperasi telah diselesaikan secara damai. Pinjaman warganya telah dianggap lunas dan adanya kerusakan telah diberikan ganti rugi. Dirinya membenarkan bahwa kejadian semacam ini tidak hanya terjadi sekali ini saja melainkan beberapa waktu lalu juga sempat terjadi tindak arogansi.

Berita Lainnya  Rasakan Dampak Kekeringan, Warga di Pesisir Selatan Mulai Beli Air Tangki

“Pemerintah kalurahan tegas melarang peminjaman bank harian atau mingguan dengan dalih koperasi ini masuk ke wilayah kami. Dengan adanya kejadian kemarin, tentu menjadikan masyarakat resah kita mulai berikan pemahaman ke warga dan akan segera membuat spanduk agar dipasang di titik-titik tertentu,” ucap Suratman.

“Saya berharap dari dinas melakukan pemantauan terhadap koperasi legal ataupun ilegal yang beroperasi. Sebab saat ini banyak sekali dengan dalih koperasi padahal hanya uang pribadi yang diubengke,” imbuhnya.

Berkaca pada beberapa kejadian, menurutnya dampak dari pinjaman seperti ini banyak yang membuat rumah tangga warga berantakan, bahkan ada yang membengkak hingga harus jual tanah dan lain sebagainya.

“Padahal pinjaman mereka tidak seberapa. Atas kejadian ini kami sepakat melarang koperasi harian atau mingguan masuk ke wilayah kami,” tutupnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata5 hari yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Optimalisasi TKP Senopati, Pemkot Siapkan Pangkalan Becak dan Andong untuk Mudahkan Wisatawan

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4   Jogja,(pidjar.com)– Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta bergerak cepat menyiapkan penataan baru di kawasan Tempat...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Wisatawan Pantai Krakal Keluhkan Bawa Tikar Sendiri Tetap Dipungut Uang Sewa, Ini Respon Dinas

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul saat ini menjadi primadona bagi wisatawan luar daerah untuk mengisi waktu libur panjang mereka. Dalam setiap momen...

Pantai gunungkidul Pantai gunungkidul
Pariwisata2 bulan yang lalu

Menikmati Pesona Baru Pantai Sepanjang yang Memikat Wisatawan Berkunjung ke Gunungkidul

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari,(pidjar.com)– Berbicara tentang pantai di Kabupaten Gunungkidul memang tidak ada habisnya. Pasalnya, daerah ini memiliki puluhan pantai dengan keindahan...

Berita Terpopuler