Peristiwa
Konvoi Bawa Bendera dan Miras, Rombongan Wisatawan Pelajar Dicegat Polisi
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Konvoi rombongan wisatawan yang hendak menuju obyek wisata di Gunungkidul dicegat oleh pihak kepolisian khususnya anggota Turjawali Polres Gunungkidul lantaran menyalahi aturan berkendara pada Selasa (20/11/2018) siang tadi. Situasi lalu lintas sendiri sempat gaduh lantaran anggota konvoi rombongan kemudian berupaya melarikan diri. Dalam pencegatan tersebut, polisi sempat mengamankan 3 orang pemuda anggota rombngan yang hendak berwisata ke kawasan pantai. Dari ketiga pemuda itu, polisi juga berhasil mengamankan minuman keras yang mereka bawa.
Kanit Turjawali Satlantas Polres Gunungkidul, Ipda Risyanto menceritakan, anggota jaga mendapati sekitar 30 pemuda yang berkonvoi melintas di Jalan Baron. Polisi sendiri merasa curiga lantaran sejumlah anggota konvoi terlihat membawa sebuah tongkat dan bendera layaknya genk motor. Mengantisipas hal-hal yang tidak diinginkan, anggota kemudian berupaya melakukan penghentian dan penghadangan di Simpang Empat Tegalsari, Desa Siraman, Kecamatan Wonosari.
Sayangnya meski ada banyak pelajar yang ikut bergabung dalam rombongan itu, mayoritas kemudian berusaha melarikan diri dari hadangan petugas. Saat itu, polisi hanya berhasil mencegat 3 kendaraan anggota rombongan.
Kepada para pemuda yang terjaring tersebut, semula petugas hanya memberikan himbauan lantaran berkendara sembari membawa tongkat dan bendera itu membahayakan.
Namun kemudian, petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan dokumen berkendara dan komponen kendaraan. Satu pemuda yang diamankan oleh petugas ternyata tidak dapat menunjukkan STNK motornya. Akibatnya, petugas kemudian memberikan surat tilang sebagai sanksi yang diberlakukan.
Polisi sendiri kemudian kembali melihat gelagat dari masing–masing pemuda yang agak mecurigakan, gugup dan seolah menyembunyikan sesuatu.
“Kami kemudian menggeledah motor dan barang bawaan mereka. Kita temukan ada satu botol miras jenis anggur merah di dalam jok yang masih utuh,” kata Ipda Risyanto, saat dikonfirmasi.

Ketiga pelajar anggota rombongan wisatawan pelajar yang sempat dicegat aparat kepolisian
Temuan ini kemudian langsung diamankan oleh petugas. Polisi lalu kembali memberikan pembinaan kepada para pemuda tersebut terkait bahaya mengkonsumsi minuman itu pun juga diberikan kepada para pelajar asal Kecamatan Prambanan dan Piyungan itu.
“Kesemuanya masih berstatus pelajar, ada yang dari SMK Piyungan dan SMK Gatak, Prambanan,” imbuh dia.
Langkah ini diambil oleh pihak kepolisian guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Misalnya tawuran akibat pengaruh minuman keras atau bahkan tindak kejahatan lainnya. Bukan tidak mungkin hal-hal negatif yang dapat meresahkan dan merugikan warga ataupun pengguna jalan lainnya dapat terjadi. Kecelakaan pun juga dapat membayang-bayangi saat berkendara dalam pengaruh minuman keras.
Ia menghimbau pada masyarakat umum lainnya, untuk berhati-hati dan menaati peraturan lalu lintas yang ada. Alangkah baiknya jika berkendara tidak dengan membawa barang-barang yang dapat merusak atau membahayakan orang lain.
-
Uncategorized1 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya1 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized7 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized1 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized2 hari yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized1 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized4 hari yang laluDua Oknum Kejaksaan di Gunungkidul Diduga Terlibat Skandal Asusila
