Uncategorized
Lantik Pengurus KTNA, Bupati Harapkan Sektor Pertanian dan Perikanan Gunungkidul Menjadi Unggulan
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Bupati Gunungkidul, Sunaryanta melantik pengurus inti dan anggota Kelompok Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Gunungkidul masa bakti 2021-2026. Dengan adanya kepengurusan yang baru ini diharapkan sektor pertanian dan kelautan di Kabupaten Gunungkidul semakin berkembang pesat dan muncul terobosan-terobosan baru dalam dua sektor yang menjadi salah satu visi misi bupati.
Sunaryanta mengatakan ekonomi kerakyatan menjadi salah satu visi bupati, dalam bidang ini berkaitan erat dengan pertanian dan kelautan. Sebagaimana diketahui, Gunungkidul memiliki luas wilayah terbesar di DIY dan panjang bibir pantai 72 km, seharusnya potensi ini tergarap dengan baik untuk mensejahterakan warga lokal.
Masyarakat selama ini telah berkecimpung dalam dunia pertanian dan kelautan, meski begitu masih perlu adanya inovasi agar dampaknya dapat lebih dirasakan oleh warga. Pada pandemi covid19 selama 2 tahun terakhir menurut Sumaryanta hanya sektor pertanian dan perikanan yang tidak goyah atau dapat survive ditengah hantaman perekonomian yang luar biasa.
“Petani tidak perlu terbawa arus atas pandemi covid19. Justru sektor pertanian adalah sektor yang mampu bertahan pada kondisi ini,” jelas dia.
“Mari bersama kembangkan potensi Gunungkidul untuk lebih maju dan dikenal oleh masyarakat luas,” imbuh dia

Ia berpesan, adanya bantuan berupa alat pertanian dari pemerintah pusat dan pemerintah kabupaten dirinya berharap para kelompok tani dapat memanfaatkan dengan semaksimal mungkin.

“Alat-alat yang sudah diberikan ke kelompok tani harus dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan pertanian. Jangan sampai mangkrak, jika kesulitan mengoperasikan atau ada kendala langsung datang ke Dinas Pertanian dan Pangan agar dibantu solusinya,” jelasnya.
Sementara itu, panitia pelantikan, Agung Nugroho mengatakan adanya perubahan struktur kepengurusan KTNA diharapkan dapat meneruskan program-program yang digagas sebelumnya. Selain itu juga akan menggagas program-program anyar agar nantinya dapat membawa petani lebih diperhatikan dan sejahtera kembali.
“Ada perubahan sedikit jika periode sebelumnya ketua KTNA adalah Slamet (mantan Anggota DPRD DIY) sekarang dijabat oleh Alip Supriyono, petani dari Kapanewon Girisubo,” ucap Agung.
Berikut susunan KTNA Dewan Pertimbangan Organisasi Slamet Raharjo dan Wibowo Purno Katoto. Kemudian Dewan Ahli Marjiyono, Sumari Citro Wibowo, Wardiyo, Suratman. Ketua Alip Supriyo, wakil ketua I Supraptono, wakil Ketua II Wiji Wohadi, Sekretaris Agung Nugroho, wakil Sekretaris Dyah Fitri Fatimah, Bendahara Panikem dan Dwi Setyaningsih.
-
Uncategorized2 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial4 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized14 jam yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized5 hari yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized7 hari yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized3 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized3 hari yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized4 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized3 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Pemerintahan3 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
