Connect with us

Pemerintahan

Letak Strategis, Tiga Pasar di Gunungkidul Dianggap Patut Berlabel SNI

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Keberadaan pasar tradisional terus dipertahankan oleh pemerintah sebagai tempat transaksi yang lebih mengutamakan kekeluargaan. Dari pemerintah kabupaten dan pusat sendiri berusaha melakukan pembenahan agar para pedagang dan pembeli jauh lebih nyaman saat melakukan kegiatan jual beli. Selain mempertahankan ketradisionalan pasar layaknya jaman dulu, pemerintah juga mulai menerapkan pasar tradisional untuk memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI).

Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gunungkidul, Virgilio mengatakan, pihaknya terus mengkampanyekan kepada masyarakat mengenai keberadaan pasar tradisional sebagai pusat perbelanjaan. Sehingga masyarakat tidak bergantung dengan adanya pasar modern. Meski begitu, standar utama sebuah pasar juga mulai diperhatikan, sehingga pemerintah gencar melakukan revitalisasi.

Berita Lainnya  Optimalkan Pembangunan di Gunungkidul, Dewan Minta Pemerintah Tak Takut Buka Pintu Untuk Investor

“Standar layanan kepada pengunjung sangatlah dibutuhkan. Maka dari itu pemerintah mulai gencar melakukan revitalisasi untuk memperbaiki layanan tanpa mengubah sistem transaksi dan keberadaan pasar rakyat,” kata Virgilio, Senin (16/09/2019).

Lebih lanjut ia mengatakan dalam melakukan rehab bangunan, pemerintah memperhatikan sejumlah aspek. Standar yang berlaku sebagai pedomannya, Gunungkidul sendiri meski gencar pembangunan namun belum memiliki pasar yang ber-SNI.

Ada beragam keuntungan jika daerah memiliki pasar SNI. Mulai dari layanan yang maksimal, hingga transaksi jual beli yang jauh lebih tertata dan memudahkan pengunjung. Ini juga dianggap sebagai kesiapan daerah dalam mengikuti perkembangan zaman maupun kemajuan daerah.

“Untuk pasar yang direhab oleh pemerintah pusat memang ada ke arah SNI. Di DIY sendiri baru ada di Kabupaten Bantul. Kemudian untuk pasar rakyat tetap kami pertahankan, rehab tetap ada dan pedagangnya diberi arahan-arahan,” tambah dia.

Sementara itu, Kepala Bidang Pasar, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Ari Setiawan mengatakan terdapat 3 pasar yang saat ini mulai dibidik oleh pemerintah untuk menerapkan pasar SNI. Diantaranya yakni Pasar Semin, Pasar Playen dan Pasar Jimbaran. Ketiga pasar ini memiliki letak yang cukup strategis sehingga dianggap patut menerapkan SNI.

Berita Lainnya  Pembangunan Jalan dan Permukiman Anyar Kian Masif, 5000 Hektare Lahan Pertanian di Gunungkidul Alih Fungsi

“Perlahan mulai kami terapkan. Untuk properti dan lain-lainnya, penataan mulai dilakukan dan membangun kesadaran dari pedagang pula,” papar Ari.

Adapun dalam menerapkan SNI, ada sedikitnya 44 kriteria yang harus terpenuhi. Mulai dari tersedianya ruang merokok, laktasi, akses difabel, kios yang terpisah masing-masing komponen dan beberapa hal lainnya. Nantinya pasar yang menerapkan SNI juga dapat sebagai jujukan wisatawan jika hendak berbelanja.

“Untuk Argosari kami upayakan penataan dan revitalisasi bangunan,” tutup dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata7 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler