Info Ringan
Lima Tips Memanggang Ikan Agar Lebih Matang Merata
Jogja,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Saatnya memanggang ikan! Tapi, tahukah Anda kalau ada banyak sekali metode memanggang? Pidjar akan membahas semuanya di bawah ini. Ikuti yang menurut Anda paling cocok dengan hidangan Anda, ya.
Panggang Langsung
Memanggang ikan filet secara langsung merupakan cara yang paling favorit. Metode ini terbaik untuk ikan berukuran 10-30 cm, seperti ikan trout, striped bass, sarden atau nila. Supaya ikan tidak menempel di pemanggangan, letakkan ikan dengan bagian ikannya searah diagonal dengan pemanggang. Cara ini juga akan menghasilkan “bekas pembakaran” yang terlihat cantik pada ikan Anda. Ikan yang dimasak dengan metode ini kurang lebih membutuhkan waktu 8 menit untuk matang (3-5 menit per sisi). Ikan yang dimasak dengan tulangnya akan memberikan aroma dan juga terasa lebih juicy dibandingkan dengan filet dagingnya saja. Jadi, kalau kebetulan ikan Anda ada bagian tulangnya jangan dibuang (jangan difilet biasa), tapi potong saja secara vertikal.
Panggang dengan Grilling Basket
Grilling basket alias keranjang panggangan cocok digunakan jika Anda memanggang ikan yang lembut dan tipis seperti ikan lele, sarden segar, anchovy, tenggiri dan herring, atau juga filet ikan. Karena keranjang pemanggang akan memudahkan Anda membolak-balik ikan tanpa menghancurkannya. Anda bisa juga sekaligus memanggang bawang bombai, paprika, dan kondimen lainnya untuk dimakan bersama ikan ke dalam keranjang. Jadi, Anda tak perlu takut sayuran yang kecil-kecil itu jatuh ke bara api karena lubang pemanggangannya terlalu besar. Karena keranjang ini dibentuk dengan sirkulasi udara yang baik (lihat lubangnya di mana-mana), maka Anda akan tetap mendapatkan aroma smoky yang luar biasa pada ikan Anda. Masak ikan Anda dengan api besar selama sekitar 2 menit untuk setiap sisinya. Supaya tak lengket, beri minyak pada keranjang pemanggangan juga selain minyak yang sudah ada pada ikan Anda. Untuk investasi jangka panjang, pilih keranjang pemanggangan dari stainless steel sehingga tidak akan berkarat.
Panggang dengan Foil
Metode “pouch” atau “kantong” sangat ideal untuk filet ikan yang halus dan bahan makanan lainnya yang berukuran kecil. Metode kantong ini memerangkap panas dan mengukus semua bahan sekaligus. Untuk membuat kantong, letakkan ikan di atas selembar kertas foil, tetesi dengan minyak zaitun dan tambahkan bumbu segar atau apa pun yang Anda suka. Satukan setiap sisi foil dan lipat untuk menutupnya menjadi kantong. Beri sedikit ruang (jangan diketatkan foilnya), buatlah kantongnya longgar. Tempatkan kantong di atas perapian dan masak sampai ikan mudah terkelupas dengan garpu. Buka foil dengan hati-hati agar Anda tidak terkena uap panas, ya. Metode kantong foil ini sangat dianjurkan untuk ikan sole, flounder, atau potongan ikan yang kecil, atau bahkan scallop.
Panggang dengan Kayu
Metode yang satu ini sangat unik dan mungkin jarang dilakukan, namanya adalah metode “plank” karena menggunakan “papan”. Ikan Anda akan mantang + ada aroma hangat dari kayu! Metode ini sangat baik untuk varietas ikan berdaging halus atau ikan ukuran besar yang sulit dibolak-balikkan, seperti ikan flounder hingga steak salmon yang gemuk. Siapkan panggangan dengan api sedang-rendah. Bumbui ikan di kedua sisinya, lalu letakkan langsung di atas papan kayu presoaked. Anda bisa menggunakan kayu cedar, maple dan alder. Tutup alat pemanggangan Anda dan biarkan ikan masak. Metode ini tidak memerlukan proses bolak-balik ikan!
Panggang dengan Tusukan
Biasanya orang yang sedang berada di alam liar suka menangkap ikan, menusuknya di tusukan, lalu membakarnya di api unggun. Terinspirasi dari sana, Anda bisa juga melakukan metode “skewer” alias “tusuk sate”. Cara ini memudahkan Anda untuk membalik beberapa ikan sekaligus. Cara memasaknya menyenangkan dan presentasinya menarik. Tips: rendam kayu tusuk sate di dalam air selama 20 menit sebelum threading untuk mencegah mereka terpanggang hangus. Atau, Anda bisa juga mengisi tusukan sate dengan makanan yang padat dari atas ke bawah (sampai ujung yang terkena api paling sedikit). Cara ini paling cocok untuk bongkahan ikan yang padat seperti halibut, salmon, ikan pedang, hingga kerang, scallop dan udang.
-
Uncategorized1 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya1 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized3 hari yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized1 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized1 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Pemerintahan4 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized3 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized3 hari yang laluSerangan Binatang Liar Ancam Ternak di Wilayah Selatan Gunungkidul, Warga Diminta Waspada
