fbpx
Connect with us

Info Ringan

Lima Kandungan Skincare yang Tidak Disarankan Bagi Ibu Hamil

Published

on

Jogja,(pidjar.com)–Selain pola makan dan gaya hidup, jangan lupa memerhatikan kandungan di dalam kosmetik dan skincare yang digunakan setiap hari. Yes, racun yang terformulasikan dengan produk tersebut bisa memengaruhi kesehatan janin. Jadilah calon ibu yang cerdas dengan menghindari bahan-bahan berikut ini.Penasaran, berikut beberapa bahan  yang berbahaya dikutip dari cosmopolitan.com!

Minyak Esensial

Bagi para ibu hamil, minyak esensial bermanfaat untuk mengurangi rasa mual, mengurangi insomnia, dan memberikan efek relaksasi. Namun, Anda harus tetap berhati-hati sebab terdapat beberapa aroma yang dinilai tidak aman untuk janin, apalagi bila memiliki konsentrat yang tinggi.

Retinoid

Bahan kandungan ini banyak ditemukan dalam produk anti-aging. Retinoid termasuk dalam golongan turunan vitamin A, seperti retinoic acid, retinyl palmitate, retinaldehyde, adapalene, tretinoin, tazarotene, dan isotretinoin. Penggunaanna pada masa kehamilan berisiko menyebabkan kelainan pada janin serta racun liver, meski hanya diaplikasikan pada lapisan kulit.

Benzoyl Peroxide

Benzoyl peroxide memiliki kekuatan untuk membasmi bakteri penyebab jerawat. Namun, Anda sebaiknya menghindari bahan kandungan ini saat masa kehamilan. Formulanya juga dapat menyebabkan kerusakan janin yang cukup serius. Apabila perubahan hormon yang terjadi memengaruhi pertumbuhan jerawat di kulit wajah, sebaiknya Anda konsultasikan pada dokter kandungan dan dermatologi.

Salicylic Acid

Bahan kandungan lain yang banyak ditemukan dalam produk anti jerawat adalah salicylic acid. Saat ini, salicylic acid juga terkenal untuk perawatan chemical peeling.Akan tetapi, bahan tersebut tidaklah aman digunakan saat hamil. Sebuah studi penelitian telah membuktikan bahwa menggunakan produk salicylic acid oral saat trimester ketiga berisiko menyebabkan pendarahan janin.

Botulinum Toxin (Botox)

Meski belum ada penelitian yang membuktikan efek bahaya injeksi botox, dysport, atau xeomin pada ibu hamil, namun sebagian besar dermatologis tidak merekomendasikan perawatan ini karena sistemnya bekerja melumpuhkan otot di sekitar kerutan—dan Anda sebaiknya tidak mengambil risiko untuk janin.

Hydroquinone

Sebagian besar produk pencerah wajah instan memiliki bahan kandungan hydroquinone. Saat tidak hamil pun, Anda sebaiknya menghindari formula yang satu ini. Studi telah menunjukan bahwa 45 persen pengobatan dengan menggunakan hydoquinone meresap ke dalam kulit dan berisiko mengontaminasi aliran darah. Oh, no!

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler