fbpx
Connect with us

Pariwisata

Long Weekend Imlek, Gunungkidul Dibanjiri 50.000 Wisatawan

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Sebagaimana telah diperkirakan sebelumnya, puluhan ribu wisatawan berbondong-bondong masuk ke obyek-obyek wisata di Gunungkidul selama masa libur long week end menyambut Imlek 2018 ini. Wisatawan sendiri mulai berdatangan sejak Jumat (16/02/2018) hingga Minggu (18/02/2018). Kawasan pantai selatan lagi-lagi masih menjadi primadona utama obyek wisata Gunungkidul dengan mendominasi jumlah kunjungan wisatawan.

Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul mencatat sebanyak 33.033 wisatawan mengunjungi berbagai obyek wisata di Gunungkidul. Data ini masih merupakan data sementara yang berhasil dihimpun hingga Sabtu (17/02/2018) kemarin. Jumlah wisatawan yang masuk ke Gunungkidul bisa meningkat lantaran catatan tersebut merupakan jumlah wisatawan yang berkunjung di lokasi-lokasi wisata yang telah dilakukan penarikan retribusi.

Sekretaris Dinpar Gunungkidul, Hary Sukmono menerangkan, data yang telah masuk ke pihaknya merupakan data kunjungan wisatawan pada Jumat dan Sabtu. Sedangkan untuk data kunjungan pada hari terakhir masa liburan Imlek yaitu pada hari Minggu ini masih belum seluruhnya masuk.

“Jumlah sementara wisatawan yang masuk ke Gunungkidul adalah sebanyak 33.033 orang. Ini khusus yang masuk ke obyek wisata yang telah dipungut retribusi,” terang dia, Minggu petang tadi.

Sementara kunjungan pada hari Minggu ini diperkirakan Hary mencapai 16.000 orang. Dengan jumlah ini, maka kunjungan wisatawan ke Gunungkidul selama long weekend ini dirasa telah sesuai prediksi. Sebelumnya, Dinpar Gunungkidul memang memprediksi kunjungan wisatawan pada libur Imlek ini mencapai 50.000 hingga 60.000 orang.

“Namun data pastinya kita tunggu saja besok saat seluruh laporan dari TPR masuk ke kami,” paparnya.

Dari jumlah kunjungan tersebut, kawasan pantai selatan menjadi penyumbang kunjungan terbanyak. Lebih dari 80% wisatawan berkunjung ke kawasan pantai. Sementara sisanya, yakni sekitar 20% mengunjungi destinasi lainnya seperti Gunung Api Purba Nglanggeran, Air Terjun Sri Gethuk, maupun obyek wisata Goa Pindul dan yang lainnya.

“Memang sebagian besar wisatawan masih berkunjung ke kawasan pantai yang selama ini menjadi unggulan pariwisata Gunungkidul,” imbuhnya.

Terus tingginya kunjungan wisatawan ke Gunungkidul ini disebutkan Hary menjadi pemacu pihaknya dalam terus memperbaiki layanan kepada wisatawan. Dalam waktu dekat ini, pemerintah akan segera melakukan penertiban di kawasan pantai. Para pedagang yang selama ini berjubel di kawasan pantai bakal direlokasi ke tempat yang baru. Untuk proyek ini, Dinpar Gunungkidul telah menganggarkan anggaran sebesar 4,7 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

Di lokasi relokasi anyar para pedagang pantai selatan tersebut, ia menjanjikan akan memberikan fasilitas yang memadai. Tak hanya lokasi berjualan yang representative, berbagai fasilitas seperti lahan parkir, Masjid hingga rest area menjadi hal yang menjadi prioritasnya.

“Kita akan lakukan penataan secara bertahap karena selain membutuhkan dana juga menyangkut pola perekonomian masyarakat setempat. Sebisa mungkin nantinya penataan ini akan tetap berdampak positif bagi mereka,” pungkas Hary.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler