fbpx
Connect with us

Pariwisata

Sabet Penghargaan Desa Wisata Terbaik Dunia, Nglanggeran Langsung Dapat Perhatian Menteri

Diterbitkan

pada

BDG

Wonosari, (pidjar.com)–Desa Wisata Nglanggeran, Kapanewon Patuk, kembali mencatatkan prestasi yang membanggakan. Desa wisata paling berkembang di Gunungkidul ini menyabet penghargaan Best Tourism Villages 2021 oleh United Nation World Tourism Organization (UNWTO) atau Organisasi Pariwisata Dunia PBB. Sebuah prestasi yang sangat membanggakan mengingat penghargaan ini berlevel dunia.

Sebelumnya, Desa Wisata Nglanggeran bersama dua desa wisata lainnya yaitu Desa Wisata Wae Rebo Manggarai, Nusa Tenggara Timur, dan Tete Batu, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat bersama-sama mewakili Indonesia di ajang internasional tersebut. Namun Desa Nglanggeran menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang mendapat penghargaan.

Bukti bergengsinya prestasi Desa Wisata Nglanggeran ini adalah perhatian yang diberikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Indonesia, Sandiaga Uno. Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini bahkan memberikan apresiasi khusus dengan unggahan di media sosial miliknya. Sandi Uno yang beberapa waktu lalu sempat berkunjung ke Desa Wisata Nglanggeran, menyampaikan jika prestasi tersebut menjadi angin segar di tengah pandemi dan tantangan ekonomi serta penciptaan lapangan kerja selama hampir dua tahun belakangan.

Berita Lainnya  Di Balik Geliat Pengusaha Sablon di Gunungkidul, Penampilan Sangar Rejeki Lancar

“UNWTO memilih desa terbaik berdasarkan inovasi dan transformasi pariwisata. Selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) yang bertujuan untuk memaksimalkan kontribusi desa wisata, lapangan kerja, serta mengurangi kesenjangan di pedesaan. Terimakasih atas kerja sama semua pihak yang telah membantu dalam mewujudkan Desa Nglanggeran menjadi Desa Wisata Terbaik 2021. Prestasi ini untuk kita semua!,” tulis Sandiaga.

Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Harry Sukmono, menyampaikan juga apresiasinya terhadap penghargaan yang berhasil diraih oleh Desa Wisata Nglanggeran. Menurut Harry, penghargaan ini menjadikan tantangan tersendiri untuk mereplika konsep Desa Wisata Nglanggeran ini ke desa wisata lainnya. Menurutnya, potensi desa wisata lainnya di Gunungkidul sebenarnya tak kalah dan hal tersebut dapat memberikan motivasi ke desa wisata lainnya agar lebih terpacu. Desa Wisata Nglanggeran menjadi salah satu dari 44 desa wisata terbaik dunia 2021 setelah diumumkan oleh UNWTO pada Kamis (02/12/2021) malam waktu setempat di Madrid, Spanyol.

Berita Lainnya  Perang Tagar Politik di Media Sosial Memanas, Gus Miftah Beri Pesan Agar Masyarakat Utamakan Persatuan

“Menjadi kebanggaan masyarakat Gunungkidul, semoga bisa mengharumkan kabupaten gunungkidul di tingkat dunia, menyejahterakan masyarakat dan bisa menginspirasi desa wisata desa wisata yang lain,” ucap Harry.

Ditambahkannya, ia berharap ke depan dengan pengembangan potensi desa wisata yang ada di Gunungkidul, akan lebih memajukan dunia pariwisata. Semakin banyak desa wisata yang berkembang dan dikelola secara profesional, maka nantinya akan menambah khasanah pariwisata Gunungkidul. Akan semakin banyak pilihan wisatawan dalam berlibur ke Gunungkidul.

Selama ini, pariwisata Gunungkidul memang masih bergantung kepada kawasan wisata pantai selatan. Tingkat kunjungan di kawasan pantai sangat dominan. Sehingga menurutnya sangat diperlukan untuk memperbanyak pilihan destinasi wisata sehingga nantinya length of stay wisatawan yang saat ini masih rendah bisa diperlama.

Berita Lainnya  Kerjasama Pembenihan Jagung Hibrida di Gunungkidul, Petani Dapat Hasil Panen dan Gaji

“Ini peluang untuk semakin menambah maju industri pariwisata di Gunungkidul,” tutup Harry.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler