Peristiwa
Longsor Tutup Sebagian Badan Jalan, Jalur Jogja-Wonosari Sempat Tersendat Parah
Patuk,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Peristiwa tanah longsor terjadi di Jalan Jogja-Wonosari, wilayah Kapanewon Piyungan, Kabupaten Bantul, tepatnya di samping atas SMK Budidarma, Jumat (18/12/2020) petang. Akibatnya, arus lalu lintas di jalur utama tersebut sempat tersendat. Bahkan sejumlah penglajon yang hendak pulang ke Gunungkidul harus menunggu beberapa saat untuk dapat kembali melintas.
Salah satu pengendara sepeda motor dari arah Jogja, Fathoni mengatakan, ia tidak tahu secara pasti kapan longsor terjadi. Namun sekitar pukul 20.15 WIB gundukan tanah bercampur batu sudah menutup sebagian badan jalan. Saat itu kondisi lalu lintas memang sempat tersendat.
“Itu pas ditanjakan, banyak kendaraan pribadi yang melintas. Semua berhenti bergantian jalannya dari arah Jogja maupun Wonosari,” papar pria penglajon ini.
Menurutnya, saat melintas ia sempat tersendat sekitar 15 menit. Namun pihak kepolisian Piyungan serta Satlantas Bantul sudah berada di lokasi kejadian untuk mengurai penumpukan kendaraan.

“Ya sempat macet, tapi diatur petugas dengan buka tutup jalur,” imbuh dia.
Saat dikonfirmasi Kasat Lantas Polres Gunungkidul, AKP Anang Tri Nuvyan mengatakan, mendapatkan informasi tanah longsor di Jalan Jogja Wonosari KM 14, Srimartani, Kapanewon Piyungan yang merupakan area perbukitan jalan utama Jogja-Wonosari. Pihaknya lantas memerintahkan anggota untuk patroli. Upaya ini sebagai langkah jika nantinya terjadi macet.
“Hanya beberapa saat saja tersendat, namun berdasarkan laporan anggota wilayah Kapanewon Patuk ramai lancar anggota Bantul di lokasi untuk mengatur lalu lintas,” ucap AKP Anang.
Senada dengan AKP Anang, Kapolsek Patuk, Kompol Hendra Prastawa juga langsung menerjunkan anggota untuk melakukan cek kondisi lalu lintas. Ia memastikan bahwa lokasi longsor tersebut bukan wilayah Gunungkidul.
“Perbatasan kita di bawah ikon Gunungkidul, untuk kondisi lalu lintas sangat lancar,” pungkas dia.
-
Uncategorized4 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized2 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Sosial2 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Uncategorized4 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu149 Karya Inovatif ASN hingga Pelajar Gunungkidul Ramaikan Krenovamaskat Pelita Indah 2026
-
Uncategorized4 minggu yang lalu“Diri dan Liyan”, Ruang Perjumpaan Diri, Leluhur, dan Ingatan dalam Karya Dhewantara Manurung
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Pemerintahan2 minggu yang laluKekeringan Meluas, 92.055 Jiwa di Gunungkidul Terdampak Krisis Air Bersih
