Pemerintahan
Lurah Mundur Karena Nyaleg, Pemkab Tunjuk Pj
Saptosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Lurah Ngloro, Kapanewon Saptosari, Kabupaten Gunungkidul Heri Yulianto mengundurkan diri sebagai lurah sejak Mei 2023 lalu lantaran mengajukan diri sebagai calon anggota legislatif pada Pemilu 2024 mendatang. Surat pengunduran diri tersebut telah diproses oleh pemerintah, SK pemberhentian dari Bupati Gunungkidul pun juga telah turun.
Kepala Bidang Bina Administrasi dan Aparatur Pemerintah Kalurahan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMKP2KB) Gunungkidul, Kriswantoro mengatakan, beberapa waktu pasca Heri Yulianto menyerahkan surat pengunduran diri ke Kapanewon kemudian langsung diproses ke dinas. Adapun selanjutnya, dinas berkoordinasi dengan pimpinan dan bupati terkait dengan pemberhentian sebagai lurah.
“Saat itu kami berproses kemudian diakhir Juli kemarin SK pemberhentiannya sudah turun,” ucap Kriswantoro saat dikonfirmasi, Jumat (04/08/2023).
Ia mengatakan, DPMKP2KB telah berkoordinasi dengan pemerintah Kapanewon Saptpsari berkaitan dengan pemberhentian Heri Yulianto sebagai lurah dan penujukan Penjabat (Pj) Lurah Ngloro. Rencananya, pemberhentian dan pelantikan akan dilakukan pada Senin minggu depan.
“Untuk saat ini lurah aktif masih bertugas sebagaimana ketugasannya. Baru berhenti setelah dilakukan pelantikan itu, karena sesuai dengan koordinasi jangan sampai ada kekosongan jabatan pimpinan dan pelayanan masyarakat terganggu,” jelas dia.
Sementara itu, Panewu Saptosari, Eka Priyatna mengatakan koordinasi telah dilakukan baik dengan Pemkab Gunungkidul maupun pemerintah Kalurahan Ngloro terkait dengan pengisian Pj Lurah. Saat itu, kapanewon meminta kalurahan untuk mengusulkan PNS di wilayah tersebut untuk Pj Lurah akan tetapi tidak ada yang memenuhi persyaratan.
“Kami minta untuk mengusulkan, tapi tidak memenuhi syarat karena mereka guru dan ada yang bekerja di KUA. Maka dari itu meminta calon Pj ke Kapanewon,” ujar Eka Priyatna.
“Yang nantinya akan menjabat sebagai Pj adalah pak Subariman dari Staf Jawatan Projo Kapanewon Saptosari. Senin besok kami lakukan pelantikan,” tutup dia.
Sebagaimana diketahui, Heri Yulianto yang juga menjabat sebagai Ketua paguyuban lurah se Gunungkidul ini memilih meninggalkan jabatannya sebagai lurah untuk mencalonkan diri sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan (dapil) V yang meliputi Kapanewon Paliyan, Tanjungsari, Saptosari, Panggang, dan Purwosari menggunakan kendaraan politik partai PDI Perjuangan. Ada banyak hal yang menjadi pertimbangannya untuk melangkah lebih jauh lagi.
“Tertanggal 4 Mei 2023 lalu surat permohonan pengunduran diri sudah diterima oleh Bamuskal. Tertanggal SK Pemberhentian saya diserahkan oleh bupati nah itu saya masuk pada masa purna tugas,” kata Heri Yulianto saat itu.
-
Uncategorized2 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized6 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized1 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial3 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized2 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
