Pemerintahan
Masa Tunggu Jamaah Calon Haji di Gunungkidul Selama 32 Tahun
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Ratusan jemaah haji asal Gunungkidul mulai diberangkatkan beberapa waktu lalu. Masa tunggu untuk dapat menunaikan ibadah haji pun tak tanggung-tanggung. Pusat Layanan Haji dan Umroh Terpadu (PLHUT) Gunungkidul menyebut jemaah haji yang tahun ini mendaftar harus menunggu selama 32 tahun untuk melaksanakan haji.
Jabatan Fungsional Umum, Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah, Tomi Adhe Krisna, mengatakan untuk saat ini masa tunggu calon jamaah haji di Provinsi DIY termasuk Gunungkidul mencapai 32 tahun. Disebutnya jamaah yang diberangkatkan pada tahun ini merupakan jemaah yang mendaftar di tahun 2011 silam.
“Masa tunggu haji saat ini adalah 32 tahun, terkait kuota mengikuti kuota Provinsi,” kata Jabatan Fungsional Umum, Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah, Tomi Adhe Krisna,Jumat (09/06/2023).
Dijelaskannya, calon jemaah haji di Gunungkidul yang saat ini belum diberangkatkan yang sudah melakukan pendaftaran sejak tahun 2012 hingga bulan Mei 2023 mencapai 6.734 orang. Menurutnya, data tersebut bisa berubah sewaktu-waktu karena dipengaruhi oleh jumlah jamaah yang membatalkan nomor porsi dengan berbagai alasan.
“Misalnya meninggal dunia, sakit menahun, atau karena ekonomi. Jadi data jumlah itu bisa berubah,” terang Tomi.
Sebelumnya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Gunungkidul, Sa’ban Nuroni mengatakan ratusan jamaah haji asal Gunungkidul mulai diberangkatkan pada Rabu (07/06/2023) lalu. Tercatat sebanyak 407 jemaah mulai diberangkatkan yang terbagi menjadi empat kloter. Disebutnya kloter 47 sebanyak 351 jemaah sudah diberangkatkan pada Rabu lalu, disusul kloter 49 dengan 46 jamaah dan kloter 52 sebanyak 6 jamaah yang diberangkatkan Kamis (08/07/2023).
“Kuota jamaah calon haji di Gunungkidul tahun ini mencapai 416 orang, ada beberapa yang tertunda karena sedang sakit dan sebagian karena kondisi lanjut usia,” tutupnya.
-
Uncategorized6 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized1 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya5 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized5 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized6 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized6 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
