Pemerintahan
Masih Fokus Tangani Covid-19, Pemerintah Tunda Penataan Kawasan Pintu Barat Gunungkidul
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Benerapa waktu lalu Pemkab Gunungkidul telah melakukan pembebasan lahan untuk penataan kawasan pintu barat sebagau ruang terbuka hijau. Rencananya, pada tahun 2021 pembangunan akan dimulai di kawasan Kapanewon Patuk itu, namun adanya refokusing anggaran, wacana itu pun urung dilakukan dalam waktu dekat.
Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Gunungkidul, Aris Suryanto, mengatakan rencana penataan kawasan perbatasan itu telah digagas sejak beberapa tahun silam. Proses pembebasan lahan seluas 5.728 meter persegi telah dibebaskan tahun 2019 kemarin. Tahapan lanjutan seharusnya mulai dilakukan tahun ini namun kemudian urung dilakukan kembali.
“Tahun ini harusnya sudah ada tahapan. Tapi berhubung ada pandemi jadi ditunda dulu,” kata Aris Suryanto, Senin (07/12/2020).
Ia mengatakan, saat ini dilakukan review DED yang telah ada. Review tersebut dimaksudkan untuk menyesuaikan potensi harga satuan yang berlaku tahun ini dan 2021 mendatang. Kemudian untuk pembangunan baru bisa terlaksana di 2022 mendatang disesuaikan dengan anggaran yang dimiliki oleh pemerintah.
“Untuk pembangunan kawasan barat ini kami usulkan 5 miliar rupiah itu dari anggaran dana keistimewaan,” jelas Aris.

Ruang terbuka hijau tersebut akan dilengkapi dengan sejumlah fasilitas yang menunjang para wisatawan maupun masyarakat lokal. Mulai dari rest area, taman terbuka yang dilengkapi dengan sejumlah tumbuhan langka di Gunungkidul, sarana prasarana yang memadai. Selain itu, juga akan dilengkapi dengan sejumlah permainan untuk anak.
Tak hanya itu, taman di kawasan barat Gunungkidul ini diharapkan juga bisa digunakan sebagai pusat informasi bagi wisatawan yang masuk ke Bumi Handayani. Di taman ini pula tidak menutup kemungkinan akan dipasang video trone (layar besar) yang menampilkan sejumlah potensi pariwisata, budaya, kuliner dan beberapa keunggulan lainnya dari Kabupaten Gunungkidul.
“Menjadi lebih apik dan tertata tentunya,” imbuh dia.
Sementara itu, Kepala Bappeda Gunungkidul, Sri Suhartanta, mengatakan sejumlah proyek pembangunan gedubg dan fasilitas lain yang rencananya akan dilakukan tahun 2021 mendatang memang terpaksa urung dilakukan. Hal itu dikarenakan anggaran terbatas dan masih difokuskan untuk penanganan covid baik dari segi kesehatan maupun pemulihan ekonomi.
“Masih fokus dipenanganan covid-19. Ada beberapa gedung yang dilanjutkan pembangunannya karena sudah terhenti sejak tahun ini,” ucap Sri Suhartanta.
“Kalau untuk ruang terbuka hijau dan penataan kawasan barat itu sudah dibebaskan lahannya tapi untuk pembangunannya kita tunda dulu, nanti jadi prioritas di 2022. Sedangkan rest area di Semin itu lahan juga sudah dibebaskan tapi perkembangannya belum update karena itu aset milik UPK,” paparnya.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized1 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized4 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
