fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Masterplan Sudah Tersusun, Pemkab Bahas Pembebasan Lahan Untuk Sport Center

Diterbitkan

pada tanggal

Wonosari,(pidjar.com)–Rencana pemerintah Kabupaten Gunungkidul membangun sport center di kawasan kota Wonosari semakin nyata. Pasalnya masterplan pembangunan tempat olahraga ini telah disusun, sejumlah persiapan lain pun juga mulai dilaksanakan oleh pemerintah menggandeng sejumlah lembaga. Selain memberikan wadah bagi para atlet untuk berlatih, sport center ini untuk menyongsong gelaran olahraga di tahun 2023 mendatang, dimana Gunungkidul sebagai tuan rumah.

Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Irfan Ratnadi mengungkapkan masterplanplan telah disusun oleh tim ahli. Saat ini pemkab bekerja sama dengan Kecamatan dan Desa Wonosari melakukan sejumlah persiapan dan pembahasan berkaitan dengan tanah yang akan dimanfaatkan.

Adapun bedasarkan hitungan dari tim yang dibentuk lahan yang akan dibebaskan yakni seluas 56 hektare. Pembahasan pemkab dengan pemerintah desa dan kecamatan ini sendiri lantaran komponen lahan yang ada merupakan tanah kas desa, tanah lungguh, tanah milik pemkab, tanah warga hingga adanya hutan.

“Pola pembebasan lahan ini lah yang mulai di bahas,” kata Irfan Ratnadi, Senin (10/02/2020).

Lebih lanjut, saat ini Bappeda Gunungkidul juga tengah menyusun TOR Amdal dari sport center tersebut. Diharapkan semua langkah ini berjalan dengan baik dan secara keseluruhan sudah tinggal eksekusinya.

Berita Lainnya  Dipasang Ratusan LPJU, Jalur Wisata Bakal Terang Benderang

Amdal sendiri memang sangat dibutuhkan, agar dampaknya dapat diminimalisir, mengingat kawasan olahraga nantinya bersebelahan dengan kawasan hutan kota. Sehingga perencanaan yang digagas pun harus memperhatikan pengembangan hutan yang ada.

“Semua kan berkesinambungan. Untuk pembebasan lahan ini diharapkan memang 2020 dapat terealisasi meskipun tidak secara keseluruhan, secara bertahab lah,” tambah dia.

Pada saatnya nanti, kawasan ini akan dilengkapi stadion, gelanggang olahraga tertutup, gelanggang olahraga terbuka, ruang terbuka hijau, kolam retensi, dan bangunan bangunan pendukung lainnya.

Dana miliaran rupiah sendiri nantinya akan digelontor oleh pemerintah untuk proses pembebasan lahan hingga pelaksanaan pembangunan. Sehingga para atlet-atlet asal Gunungkidul yang selama ini belum memiliki tempat untuk berlatih, mengasah kemampuan mereka dapat memiliki tempat tersendiri.

Berita Lainnya  Dua Kios Disinyalir Bangunan Cagar Budaya, Pembangunan Pasar Karangijo Didesain Ulang

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Bahron Rasyid mengatakan jika sejumlah proses memang telah dilalui untuk mewujudkan terbangunnya sport center ini. Harapan besar tentunya digantungkan dengan dibangunnya kawasan olahraga, sehingga kemampuan para atlet dapat lebih meningkat seiring nantinya memiliki tempat untuk berlatih.

 

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan
Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler