Pemerintahan
Masterplan Sudah Tersusun, Pemkab Bahas Pembebasan Lahan Untuk Sport Center
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Rencana pemerintah Kabupaten Gunungkidul membangun sport center di kawasan kota Wonosari semakin nyata. Pasalnya masterplan pembangunan tempat olahraga ini telah disusun, sejumlah persiapan lain pun juga mulai dilaksanakan oleh pemerintah menggandeng sejumlah lembaga. Selain memberikan wadah bagi para atlet untuk berlatih, sport center ini untuk menyongsong gelaran olahraga di tahun 2023 mendatang, dimana Gunungkidul sebagai tuan rumah.
Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Irfan Ratnadi mengungkapkan masterplanplan telah disusun oleh tim ahli. Saat ini pemkab bekerja sama dengan Kecamatan dan Desa Wonosari melakukan sejumlah persiapan dan pembahasan berkaitan dengan tanah yang akan dimanfaatkan.
Adapun bedasarkan hitungan dari tim yang dibentuk lahan yang akan dibebaskan yakni seluas 56 hektare. Pembahasan pemkab dengan pemerintah desa dan kecamatan ini sendiri lantaran komponen lahan yang ada merupakan tanah kas desa, tanah lungguh, tanah milik pemkab, tanah warga hingga adanya hutan.
“Pola pembebasan lahan ini lah yang mulai di bahas,” kata Irfan Ratnadi, Senin (10/02/2020).
Lebih lanjut, saat ini Bappeda Gunungkidul juga tengah menyusun TOR Amdal dari sport center tersebut. Diharapkan semua langkah ini berjalan dengan baik dan secara keseluruhan sudah tinggal eksekusinya.

Amdal sendiri memang sangat dibutuhkan, agar dampaknya dapat diminimalisir, mengingat kawasan olahraga nantinya bersebelahan dengan kawasan hutan kota. Sehingga perencanaan yang digagas pun harus memperhatikan pengembangan hutan yang ada.
“Semua kan berkesinambungan. Untuk pembebasan lahan ini diharapkan memang 2020 dapat terealisasi meskipun tidak secara keseluruhan, secara bertahab lah,” tambah dia.
Pada saatnya nanti, kawasan ini akan dilengkapi stadion, gelanggang olahraga tertutup, gelanggang olahraga terbuka, ruang terbuka hijau, kolam retensi, dan bangunan bangunan pendukung lainnya.
Dana miliaran rupiah sendiri nantinya akan digelontor oleh pemerintah untuk proses pembebasan lahan hingga pelaksanaan pembangunan. Sehingga para atlet-atlet asal Gunungkidul yang selama ini belum memiliki tempat untuk berlatih, mengasah kemampuan mereka dapat memiliki tempat tersendiri.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Bahron Rasyid mengatakan jika sejumlah proses memang telah dilalui untuk mewujudkan terbangunnya sport center ini. Harapan besar tentunya digantungkan dengan dibangunnya kawasan olahraga, sehingga kemampuan para atlet dapat lebih meningkat seiring nantinya memiliki tempat untuk berlatih.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized5 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized7 hari yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized6 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized2 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
