fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Material Tinggal Serah Terima, Pembangunan Jembatan Wonolagi Yang Sempat Mandheg Akan Segera Dilanjutkan

Diterbitkan

pada tanggal

Playen,(pidjar.com)–Sempat pupus, warga Padukuhan Wonolagi, Desa Ngleri, Kecamatan Playen akhirnya bisa memupuk harapan untuk memiliki jembatan. Jembatan satu-satunya yang hancur sejak beberapa tahun lantaran tersapu banjir Siklon Cempaka nampaknya akan segera terwujud. Pasalnya, proyek pembangunan jembatan gantung program dari Pemerintah Pusat atas dasar aspirasi yang pada akhir 2018 lalu sempat terhenti hingga bulan Agustus 2019 ini akan segera lanjutkan proses pembangunannya.

Asisten Program Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional mengatakan, pihaknya meyakinkan jika pembangunan jembatan gantung yang menghubungkan Padukuhan Wonolagi, Desa Ngleri, Kecamatan Playen dengan Desa Pengkok, Kecamatan Patuk akan segera dilanjutkan kembali. Beberapa waktu lalu, pihaknya telah menandatangai kontrak dengan pihak terkait terhitung mulai tanggal 15 Juli 2019 lalu telah dilakukan lelang dan kontrak.

Tahapan selanjutnya yang telah dilalui yakni pengukuran di lokasi tersebut. Sehingga nantinya dalam proses pembangunan, akan sesuai dengan desain dan aturan yang berlaku. Paling tidak hingga akhir bulan Agustus 2019 ini, proses tender akan segera dilakukan sehingga pembangunan fisik diharapkan dapat selesai dalam 3 hingga 4 bulan yang akan datang. Jika sesuai dengan edaran yang disebar ke sejumlah instansi, pengerjaan sendiri akan dilakukan selama 88 hari lamanya.

“Targetnya pada tahun 2019 ini selesai pembangunannya. Kami berusaha tahun 2019 memang rampung pengerjaan dan dapat digunakan,” papar Asisten Program Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional DIY, Rabu (14/08/2019).

Dari pihak satker sendiri juga berkoordinasi dengan sejumlah lembaga yang terlibat dalam pembangunan. Misalnya bidang teknis dan perencanaan, sehingga dalam pengerjaan nanti tidak menyalahi desain yang ada. Jembatan gantung di Padukuhan Wonolagi ini disesuaikan dengan kondisi daerah dan kebutuhan masyarakat, dengan maksud lebih aman dan memudahkan aktifitas.

Berita Lainnya  Pemerintah Galakkan Masyarakat Gunungkidul Agar Tidak Tergantung pada Nasi

Sebagaimana diketahui, jembatan ini dibangun atas dasar gagasan sejumlah tokoh yang kemudian diusulkan ke pemerintah pusat. Desain sesuai dengan kondisi lapangan pun telah dilakukan, mulai dari kapasitas, lebar hingga ketinggian. Pasalnya jembatan ini dibangun tepat berada di atas kali Oya yang sewaktu-waktu debit airnya dapat meningkat.

“Sudah ada tim yang survei, mudah-mudahan segera dikerjakan dan bermanfaat bagi penduduk,” imbuh dia.

Disinggung mengenai dana yang digunakan untuk pembangunan jembatan gantung yang sempat terhenti ini, Asisten Satker enggan berkomentar lebih banyak. Menurut dia ada 4 proyek pembangunan yang tengah digarap. Dana yang ada kemudian dibagi untuk masing-masing proyek agar mendapatkan alokasi dana pembangunan.

Tak jauh berbeda saat disinggung mengenai sempat terhentinya pembangunan di akhir tahun 2019 hingga bulan Agustud 2019 ini. Ia mengungkapkan jika sebenarnya pembangunan harus terhenti karena ada beberapa unit material yang harus ditanam pada pondasi kemudian untuk material utama sendiri juga belum turun dari pemerintah pusat. Hal inilah yang menyebabkan proyek pembangunan harus terhenti selama beberapa bulan lamanya.

“Kalau kemarin belum turun harus bagaimana, terpaksa pembangunan terhenti. Tapi kami upayakan 2019 ini sudah selesai, mohon doanya. Untuk unit material yang dibutuhkan sudah ada tinggal serah terima saja kok,” ujarnya.

Ia berharap dengan adanya pembangunan jembatan gantung ini sendiri dapat memudahkan akses masyarakat dalam bepergian. Nantinya jika pembangunan sudah selesai, diharapkan rasa memiliki dan menjaga jembatan dengan baik agar tidak rusak juga tumbuh di benak masyarakat

Berita Lainnya  Alasan Ini Buat Pemerintah Pastikan Kabar Telur Palsu Hoax

Perlu diketahui, 2 tahun lamanya masyarakat Wonolagi, Desa Ngleri, Kecamatan Playen tidak memiliki akses utama. Pasalnya jembatan gantung yang dimiliki hanyut akibat siklon Cempaka tahun 2017 lalu. Semula ada harapan besar pasalnya akan ada pembangunan jembatan gantung yang ditarget selesai penggarapan pada akhir 2018 dan dapat dimanfaatkan pada Januari 2019.

Belum lagi adanya bantuan pembangunan jembatan permanen dari Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB). Sayangnya harapan tersebut pupus seketika saat bantuan hibah dari BNPB dibatalkan dan proyek pembangunan jembatan gantung di akhir tahun 2018 justru terhenti tanpa ada kejelasan.

Kekecewaan masyarakat pun cukup besar. Aksess mobilitas tersendat, jika hendak bergian mereka harus memutar rute sejauh 12 kilometer dan memakan waktu yang cukup lama.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Eddy Praptono membenarkan adanya informasi bahwa pembanguan jembatan Wonolagi ini akan kembali dilanjutkan. Menurut Eddy, sudah ada surat edaran yang sampai ke tangannya. Dipaparkannya, terkait pembangunan jembatan ini sendiri, bukan merupakan wewenang dari jajarannya. Pengerjaan dilakukan oleh Satker di Pemda DIY.

“Informasi yang saya terima, akan segera dilanjutkan sehingga bisa segera dimanfaatkan masyarakat,” beber Eddy.

Iklan

Facebook Pages

Iklan
Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler