Sosial
Selama 2018, Ganasnya Ombak Pantai Selatan Telan 11 Korban Jiwa
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Ratusan wisatawan tercatat menjadi korban keganasan ombak pantai selatan selama tahun 2018 kemarin. Minimnya personil serta peralatan penunjang penyelamatan menjadi kendala yang kembali akan dihadapi pada tahun 2019 ini dalam memberikan jaminan keselamatan pada wisatawan.
Koordinator SAR Satlinmas wilayah II, Marjono mengatakan, pada tahun 2018 terjadi 98 kasus kecelakaan laut dengan korban sebanyak 128 orang. Dari jumlah tersebut, 2 orang dinyatakan meninggal dunia dan satu orang diantaranya hilang dan hingga saat ini belum ditemukan.
“Angka itu meningkat jika dibandingkan sepanjang tahun 2017 lalu di mana tercatat ada 76 kasus laka laut yang terjadi. Untuk jumlah korban sebanyak 118, untuk korban selamat 115, sedangkan korban meninggal ada 3 orang,” terang Marjono ketika dihubungi, Kamis (03/01/2019).

Petugas dari SAR masih melakukan pancarian terhadap Sutijan di perairan Girisubo (ist)
Ia menjelaskan, kecelakaan laut yang terjadi di wilayahnya ini dipicu oleh pengunjung yang tidak mengindahkan sejumlah papan informasi termasuk tanda di sekitar area berbahaya. Pihaknya pun melalui pengeras suara biasanya tak henti-hentinya mengingatkan wisatawan untuk tidak terlalu ke tengah saat bermain di sekitar pantai.
“Sebagian pengunjung sering nekat dan mengabaikan larangan untuk berenang di pantai,” ucapnya.

Selain itu, ia juga menyayangkan respon dari wisatawan ketika petugas memberikan himbauan. Tak jarang, menurutnya, justru banyak ejekan atau tindakan mengabaikan peringatan maupun rambu peringatan bahaya.
“Kadang kita mengimbau, kadang kita kasih peringatan dengan peluit kita malah dibully gol, offside’. Malah ada papan peringatan di sekitar pantai dan berada di air malah dijadikan ajang selfie (swafoto),” ucapnya.
Senada dengan Marjono, sejumlah kendala pun dihadapi oleh SAR Satlinmas Wilayah I dalam memberikan himbauan kepada wisatawan. Di wilayah tersebut, pada tahun 2018 tercatat ada 10 kejadian, dengan korban jiwa 7 orang, dan 1 orang dinyatakan hilang.
“Korban didominasi laka laut, selain itu kami juga mengevakuasi satu jenazah yang berasal dari daerah lain,” kata Sekretaris Korwil I Gunungkidul, Winarna.
-
Pemerintahan4 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa4 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa4 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized4 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized2 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized2 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized2 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized2 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluTNI Bangun 9 Jembatan Garuda di Gunungkidul, Hubungkan Kawasan Terpencil
-
Uncategorized3 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
