Connect with us

bisnis

Melihat Potensi Hasil dari Pertanian Ketela Pohon di Kota Gaplek

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Gunungkidul memang sudah lama dijuluki sebagai Kota Gaplek. Dimana kontur tanahnya cukup cocok ditanami bernagai macam ubi-ubian. Namun demikian, yang paling menonjol untuk lahan di Gunungkidul ialah tanaman singlong atau ubi kayu.

Kepala Bidang tanaman pangan Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Raharjo Yuwono mengatakan, produksi ubi kayu di Gunungkidul setiap tahunnya memgalami peningkatan. Misalnya saja di tahun 2019 para petani berhasil memanen 714.826 ton ubi basah.

“Kemudian di tahun 2020 para petani memanen 1.000.629 ton ubi basah. Peningkatannya hampir 300 ribu ton,” ujar Raharjo, Sabtu (03/04/2021).

Raharja menambahkan, hasil panen ubi basah dijual dari harga Rp. 1.000,- hingga Rp. 1.500,- per kilogram. Menurutnya, saat ini pasar sangat membutuhkan ubi kering untuk diolah menjadi berbagai macam jenis makanan.

Berita Lainnya  Tangkal Hoax Berlabel SARA, Kapolres Lantik Puluhan Ulama Jadi Dai Kamtibmas

“Untuk harga ubi kering atau gaplek seharga Rp. 2.500,- per kilogramnya, potensi dari hasil ubi-ubian ini memang cukup bagus prospeknya,” ungkap Raharjo.

Sementara itu, Kepala Bidang Perindustrian Dinas Perindusrian dan Perdagangan Gunungkidul, Wibawanti mengatakan, saat ini terdapat 500 industri pengelolahan singkong di Gunungkidul. Adapun berbagai macam olahannya berupa tiwul, gatot dan berbagai macam tepung mocaf, dan aneka kerupuk.

“Teknologi industri memang cukup maju, saat ini banyak sekali olahan dari ketela. Ratusan industri tersebut mampu menyerap hasil perranian lokal,” tandas Wibawanti.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata23 jam yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler