Connect with us

Pemerintahan

Memasuki Musim Penghujan, Tiga Kapanewon Ajukan Permohonan Droping Air Bersih

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Berbeda dengan tahun 2019 lalu, musim kemarau di Bumi Handayani relatif singkat. Sejak Oktober lalu, musim penghujan telah tiba. Kendati demikian, air hujan yang turun nampaknya masih belum dapat mencukupi kebutuhan air bersih warga di sejumlah kapanewon di Gunungkidul.

Kepala Badan Pelaksana Bencana Daerah, Edy Basuki mengatakan, memasuki musim penghujan saat ini sebagian besar wilayah sudah tidak lagi mengajukan permohonan droping air bersih. Hanya saja, tiga kapanewon Kapanewon Semin, Ngawen dan Gedangsari masih kekurangan air bersih.

“Berbeda dengan sebelumnya, Rongkop dan Girisubo lebih dulu mengalami musim penghujan jadi tampungan air disana sudah tercukupi,” kata Edy, Senin (09/11/2020).

Edy menyebut masa droping air pada tahun ini lebih singkat jika dibanding 2019. Jika pada tahun lalu dumulai pada bulan Mei namun tahun 2020 droping air baru dimulai pada Juli akhir.

Berita Lainnya  Gedung Pusat Oleh-oleh Produk Gunungkidul Dibangun di Kawasan Krakal

“Tahun lalu berakhir lertengahan Desember sekarang awal Oktober droping sudah selesai,” imbuh Edy.

Ia memperkirakan, proses droping air bersih akan diberhentikan pada November ini. Sejumlah pertimbangan seperti meratanya curah hujan dan juga wilayah terdampak mulai sempit.

“Jika ditotal sudah ada 1.270 rit air bersih yang terdistribusi,” kata dia.

Tadinya, Kapanewon Rongkop menjadi yang paling terparah, namun demikian permasalahan kekeringan ini sudah mulai terentaskan. Panewu Anom Rongkop, Agus Pramuji mengatakan, terakhir pihaknya mengajukan droping pada 9 Oktober lalu.

“Kami memutuskan untuk berhenti memohon droping karena seluruh wilayah sudah terguyur hujan,” tandas dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata17 jam yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler