fbpx
Connect with us

Sosial

Menanti Kiprah 3 Kades Perempuan Anyar Yang Mulai Bekerja di Awal Tahun

Diterbitkan

pada tanggal

Wonosari,(pidjar.com)–Akhir Desember 2019 lalu, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melantik 56 Kepala Desa yang terpilih dalam Pilkades serentak 2019. Saat ini para kepala desa terlantik telah bekerja sebagaimana ketugasan mereka dalam memimpin pemerintahan. Yang menarik, dari 56 kepala desa tersebut, tiga diantaranya adalah perempuan. Mereka berhasil mengalahkan rival mereka dalam demokrasi di tingkat desa tersebut. Di Gunungkidul sendiri, kekuatan perempuan dalam dunia politik memang tak diragukan lagi. Saat ini, dua pucuk kepemimpinan di eksekutif dan legislatif memang dipegang oleh perempuan.

Tiga perempuan yang terpilih dan terlantik tersebut yakni Kepala Desa Sambirejo Paryati; Kepala Desa Beji, Sri Idayanti dan Kepala Desa Pringombo, Ermyna Kristina. Sejumlah visi misi mereka usung untuk memajukan desa masing-masing dari segi pembangunan maupun pemberdayaan masyarakat.

Kepada pidjar.com, Sri Idhayanti beberapa waktu lalu mengakui, dirinya memang tidak memiliki basic dalam pemerintahan. Dan selama itu pula ia tak pernah sedikitpun berniat untuk terjun ke dunia yang sekarang ia geluti ini. Namun kemudian, karena kepeduliannya terhadap tanah kelahirannya tersebut dan atas dorongan dari masyarakat setempat, membuat dirinya mantap mencalonkan diri sebagai kepala desa. Menurut dia, seorang perempuan di era sekarang ini tidak hanya berkecimpung di rumah tangga saja.

Seorang perempuan dengan segala keunggulannya perlu menggali potensi yang dimiliki dan menuangkan gagasan yang ada. Menjadi kepala desa, ia sadari adalah pekerjaan yang tidak mudah. Ada sejumlah pro dan kontra yang tentunya dihadapi di lingkungan masyarakat maupun dalam ketugasan nantinya.

Berita Lainnya  Berwajah Mirip AHY, Prajurit TNI Yang Pintar Nyanyi Ini Mendadak Beken

“Demi majunya desa dan masyarakat tentu ada sejumlah impian dan gebrakan yang ingin lagsung saya terapkan,” kata Sri Idhayanti.

Sektor pembangunan dan pemberdayaan masih menjadi fokus dalam kinerjanya selama 6 tahun ke depan. Ada beberapa fasilitas umum dan infrastrutur yang ingin ia kembangkan demi meningkatnya kemajuan Desa beji dan masyarakatnya. Tata kelola pemerintahan juga menjadi sorotan utamanya, pelayanan kepada masyarakat pun ia usahakan terpenuhi dengan kemudahan yang ada.

“Kita akan bekerja untuk rakyat. Mudah-mudahan saya amanah untuk memberikan hak dan pelayanan pada masyarakat di Desa Beji,” imbuhnya.

Pemberdayaan sendiri tak luput akan ia genjot. Menurutnya pemberdayaan masyarakat sendiri sangatlah penting, sehingga mengetahui sejauh mana kapasitas kemampuan dan kemauan masyarakat untuk berkembang. Misalnya menyediakan sumber daya manusia yang memadai untuk pengembangan potensi yang dimiliki desa.

“Selain berusaha memberikan yang terbaik bagi masyarakat, saya harap dengan terpilihnya saya yang notabene adalah perempuan juga mendorong kaum perempuan lainnya untuk bisa berkembang dan terjun dalam pemerintahan atau semacamnya. Kita semua sama miliki kemampuan yang patut digali,” terangnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, jika jalannya pemerintahan yang diemban oleh kepala desa sebelumnya sudah bagus. Ada beberapa yang akan terus dijalankan, namun demikian ada pula yang nantinya sedikit dibenahi dengan sistem yang dimiliki oleh perempuan ini.

Kepala Desa Pringombo, Ermyna Kristina

Tak jauh berbeda juga diungkapkan oleh Kades Pringombo Ermyna Kristina juga menyatakan jika dirinya akan melanjutkan program-program yang dimiliki desa dan melanjutkan gagasan dari kepala desa sebelumnya. Namun demikian, ia menjanjikan pemerintahan yang lebih baik lagi dan tentunya melayani masyarakat.

Berita Lainnya  Kekeringan Semakin Meluas, Dalam Sebulan BPBD Distribusikan Ratusan Tangki Air

“Tentu akan melanjutkan program yang ada diimbangi dengan program-program baru untuk masyarakat desa Pringombo,” tambahnya.

Sebagai salah satu desa yang berada di kawasan timur yang menjadi jalur utama di wilayah itu ia ingin meningkatkan pemberdayaan dan potensi yang ada. Sehingga seiring dengan berkembangnya daerah, masyarakat di wilayahnya tidak sekedar sebagai penonton namun juga terlibat dalam pembangunan yang berlangsung.

“Mari bersama memajukan Pringombo,” tandas dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan
Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler