Sosial
Mencicipi Durian Kencono Rukmi, Jenis Buah Lokal Gunungkidul yang Banyak Diburu Orang
Patuk,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sekilas tidak ada yang membedakan antara durian Kencono Rukmi dengan durian pada umumnya. Jenis ini merupakan durian lokal asli Gunungkidul, beberapa tahun terakhir durian Kencono Rukmi tengah diburu oleh banyak orang.
Durian ini memiliki ciri khas sendiri dengan warna daging yang kuning keemasan, warna biji yang coklat tua serta bau yang tidak begitu menyengat. Jika dinikmati, rasa dari durian tersebut tidak begitu manis dan sangat legit.
Berbeda dengan durian pada umumnya, yang memiliki kadar air tinggi sehingga ada sensasi lumernya saat dilidah. Durian Kencono Rukmi ini kadar airnya sangat rendah dan dagingnya sangat padat. Selain itu juga rendah kolesterol.
Istimewanya durian ini aman dikonsumsi oleh pecinta durian namun memiliki masalah dengan kesehatan seperti hypertensi atau tekanan darah tinggi. Selain itu bagi ibu hamil yang ingin sekali mengkonsumsi durian, ini bisa menjadi solusi.
“Alkoholnya tidak ada. Cocok dikonsumsi untuk ibu hamil dan orang tua, karena tidak ada efek yang dirasakan. Rasanya juga manis,” ucap Samiyo, warga Padukuhan Trosari, Kalurahan Salam, Kapanewon Patuk.
Menurutnya, dilihat dari bentuk daun durian Kencono Rukmi pun sudah berbeda, yakni daunnya lebih besar dan lebar. Bunganya juga berbeda dengan durian lain yang bewarna ungu. Sedangkan untuk kulit bewarna kuning dengan bentuk buah sedikit lebih lonjong.
Musim durian seperti ini, para pekebun kebanjiran permintaan dari para konsumen. Akan tetapi ketersediaan buah ini masih sangat minim sekali. Pasalnya untuk di wilayah Patuk, tidak semua pekebun memiliki pohon durian Kencono Rukmi.

“Satu kalurahan hanya ada 4 saja yang punya pohon Durian Kencono Rukmi,” tambahnya.
Ia mengatakan, untuk kualitasnya sendiri dari masing-masing pekebun juga berbeda. Samiyo menanam bibit Kencono Rukmi pada 1986 lalu, selang 7 tahun pohon ini mulai berbuah. Awalnya hanya 4 buah saja kemudian bertambah setiap tahunnya.
Tahun ini panen Kebcono Rukmi agak banyak, sekitar 200 buah di satu pohonnya. Jumlah ini langsung diserbu oleh para penikmat durian, harganya juga sangat bervariasi.
“Dulu ndak laku, baru sekitar 5 tahun terakhir mulai diminati oleh banyak orang. Termasuk pembeli dari daerah lain,” imbuh dia.
Hal senada juga diungkapkan oleh putrinya, Erna. Belakangan ini Durian Kencono Rukmi yang merupakan durian lokal Gunugkidul banyak diminati oleh masyarakat lokal dan luar daerah. Namun memang untuk jumlahnya masih terbatas.
“Saya jual online, Alhamdulillah hasilnya lumayan,” ujar dia.
-
Uncategorized19 jam yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized5 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan2 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Pariwisata3 minggu yang laluOnsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi
-
Uncategorized1 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Sosial2 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized4 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Pemerintahan3 minggu yang laluKekeringan Meluas, 92.055 Jiwa di Gunungkidul Terdampak Krisis Air Bersih
