Connect with us

Sosial

Mencicipi Durian Kencono Rukmi, Jenis Buah Lokal Gunungkidul yang Banyak Diburu Orang

Diterbitkan

pada

Patuk,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sekilas tidak ada yang membedakan antara durian Kencono Rukmi dengan durian pada umumnya. Jenis ini merupakan durian lokal asli Gunungkidul, beberapa tahun terakhir durian Kencono Rukmi tengah diburu oleh banyak orang.

Durian ini memiliki ciri khas sendiri dengan warna daging yang kuning keemasan, warna biji yang coklat tua serta bau yang tidak begitu menyengat. Jika dinikmati, rasa dari durian tersebut tidak begitu manis dan sangat legit.

Berbeda dengan durian pada umumnya, yang memiliki kadar air tinggi sehingga ada sensasi lumernya saat dilidah. Durian Kencono Rukmi ini kadar airnya sangat rendah dan dagingnya sangat padat. Selain itu juga rendah kolesterol.

Berita Lainnya  Jadi Inspirasi Namanya, Giring Nidji Berencana Nyekar ke Makam Ki Ageng Giring III

Istimewanya durian ini aman dikonsumsi oleh pecinta durian namun memiliki masalah dengan kesehatan seperti hypertensi atau tekanan darah tinggi. Selain itu bagi ibu hamil yang ingin sekali mengkonsumsi durian, ini bisa menjadi solusi.

“Alkoholnya tidak ada. Cocok dikonsumsi untuk ibu hamil dan orang tua, karena tidak ada efek yang dirasakan. Rasanya juga manis,” ucap Samiyo, warga Padukuhan Trosari, Kalurahan Salam, Kapanewon Patuk.

Menurutnya, dilihat dari bentuk daun durian Kencono Rukmi pun sudah berbeda, yakni daunnya lebih besar dan lebar. Bunganya juga berbeda dengan durian lain yang bewarna ungu. Sedangkan untuk kulit bewarna kuning dengan bentuk buah sedikit lebih lonjong.

Musim durian seperti ini, para pekebun kebanjiran permintaan dari para konsumen. Akan tetapi ketersediaan buah ini masih sangat minim sekali. Pasalnya untuk di wilayah Patuk, tidak semua pekebun memiliki pohon durian Kencono Rukmi.

Berita Lainnya  Akhir 2019, Pemerintah Klaim Angka Kemiskinan di Gunungkidul Tinggal 12,5%

“Satu kalurahan hanya ada 4 saja yang punya pohon Durian Kencono Rukmi,” tambahnya.

Ia mengatakan, untuk kualitasnya sendiri dari masing-masing pekebun juga berbeda. Samiyo menanam bibit Kencono Rukmi pada 1986 lalu, selang 7 tahun pohon ini mulai berbuah. Awalnya hanya 4 buah saja kemudian bertambah setiap tahunnya.

Tahun ini panen Kebcono Rukmi agak banyak, sekitar 200 buah di satu pohonnya. Jumlah ini langsung diserbu oleh para penikmat durian, harganya juga sangat bervariasi.

“Dulu ndak laku, baru sekitar 5 tahun terakhir mulai diminati oleh banyak orang. Termasuk pembeli dari daerah lain,” imbuh dia.

Hal senada juga diungkapkan oleh putrinya, Erna. Belakangan ini Durian Kencono Rukmi yang merupakan durian lokal Gunugkidul banyak diminati oleh masyarakat lokal dan luar daerah. Namun memang untuk jumlahnya masih terbatas.

Berita Lainnya  Sis Tukijo Enggan Berbagi Bukit Dengan Warga, Jalan Penyelesaian Konflik Pantai Watukodok Makin Rumit

“Saya jual online, Alhamdulillah hasilnya lumayan,” ujar dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis5 hari yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler