Connect with us

Sosial

Mengintip Poskamling Masa Kini yang Tonjolkan Nilai Seni

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pos Keamanan Lingkungan (Pos kamling) sejak dulu menjadi salah satu tempat berinteraksi antar warga di lingkup lingkungan. Bahkan juga menjadi pangkalan ronda sejumlah orang untuk menjaga keamanan di wilayah masing-masing. Dulu,  pos kamling atau yang lebih dikenal dengan pos ronda bentuknya sangat sederhana hanya terbuat dari bilah-bilah kayu yang disusun sedemikian rupa. Berkembangnya jaman, kemudian merubah bentuk pos kamling menjadi sebuah bangunan yang memiliki nilai artistik.

Di beberapa wilayah, baik di pedesaan dan di wilayah kota pun sama. Bentuk bangunan pos ronda bertransformasi menjadi bangunan yang apik dan unik. Bahkan dalam proses pembangunannya juga membutuhkan nilai rupiah yang tidak sedikit.

Berita Lainnya  Harga Air Bersih di Beberapa Daerah Tembus Rp 300 Ribu Sampai Rp 450 Ribu Per Tangki

Ketua Dewan Kebudayaan Gunungkidul, CB Supriyanto mengatakan, keberadaan  pos kamling di Gunungkidul sangat baik. Sejak dulu masyarakat Gunungkidul memiliki rasa kekeluargaan yang sangat tinggi. Terlebih dalam menjaga keamanan dan kenyamanan di lingkup lingkungan. Berkaitan dengan keberadaan pos kamling bahkan semakin banyak. ia mencontohkan hampir di setiap RT sudah memiliki pos kamling sendiri.

“Bagus kok kebersamaan warga Gunungkidul itu masih sangat melekat. Terlebih di tingkat padukuhan,” kata CB Supriyanto.

Disinggung mengenai bentuk pos kamling yang sekarang semakin modern dan bernilai artistic ia mengatakan hal itu tidak menjadi sebuah masalah yang berarti. Justru semakin menarik warga untuk beraktifitas di pos tersebut.

Pantauan di lapangan, pos pos ronda di wilayah kota maupun pedesaan sekarang ini memang sudah sangat modern. Dapat dilihat dari bentuknya yang nampak mewah, pilihan ukiran yang kayu dan lainnya. Tak jarang ada juga yang pos rondanya dibuat dari cor semen dan bahan bangunan lainnya. Dalam proses pembuatannya pun juga mengeluarkan anggaran yang tidak sedikit.

Berita Lainnya  Macet di Pusat Kota Wonosari, Polisi Tutup Pertigaan Amigo

“Kalau untuk fungsinya sebenarnya sama. Tempat berinteraksi menjaga keamanan dan kenyamanan warga. Tapi belakangan justru lebih multifungsi,” tambahnya.

Multifungsinya pos kamling sendiri disesuaikan dengan masyarakatnya. Ada yang dipasangi wifi sehingga bisa untuk internetan gratis bagi masyarakat dan ada yang lainnya. Setiap malam, masyarakat khususnya kamu laki-laki secara bergilir melakukan ronda.

Sementara itu, Kasat Binmas Polres Gunungkidul, AKP Sutarno mengungkapkan, pos ronda di Gunungkidul masih sangat berjalan dengan baik. Masyarakat sangat sadar bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama. Sehingga mereka bahu membahu menjaga kamtibmas, salah satunya di pos kamling di wilayahnya.

“Kalau di desa pos kamling dan gilir ronda itu menjadi sebuah hal yang wajib dilakukan oleh masyarakat. Interaksi mereka sangat kuat,” jelasnya.

Berita Lainnya  Persempit Sebaran Anthraks, Pemkab Kaji Rencana Penutupan Sementara Pasar Hewan

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata17 jam yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler