Pariwisata
Jaga Ketahanan Pangan, Kalurahan Ngloro Dinobatkan Jadi Kampung Tangguh Nusantara
Saptosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Berada di kawasan selatan yang memiliki karakteristik lahan kering ternyata tidak begitu mempengaruhi produktivitas tanaman pangan di Kalurahan Ngloro, kapanewon Saptosari. Pasalnya masyarakat di wilayah tersebut setiap tahunnya masih bisa memanen hasil bumi mereka yang beragam jenis. Kondisi ini sangat mempengaruhi ketahanan pangan masyarakat, bahkan diakui ketahanan pangan di wilayah ini sangat bagus.
Ketahanan yang bagus dan diimbangi dengan nilai sosial yang tinggi menjadikan Kalurahan Ngloro dinobatkan menjadi Kampung Tangguh Nusantara (KTN). Pasalnya selain memiliki ketahanan pangan yang bagus, juga ada beberapa kriteria lainnya. Nilai sosial di kawasan ini juga masih dijunjung tinggi oleh masyarakat. Kemudian dalam penanganan dan penanggulangan penyebaran covid-19 juga diakui sangat bagus.
Selain pamong kalurahan yang bergerak cepat dalam penanggulangan, masyarakat di wilayah ini juga dengan sigap menaati aturan pemerintah. Mulai dari penggunaan masker yang sesuai dengan anjuran pemerintah, juga antisipasi lainnya.
“Kampung Tangguh di Kalurahan Ngloro ini diberikan nama KTN Ngloro Grumbregah.Dimana masyarakat akan didorong untuk mengupayakan aspek-aspek lainnya sehingga menjadi wilayah yang tangguh dan tanggap,” jelas Kasubdit Bintibsos Ditbinmas Polda DIY, AKBP Cahyo Wicaksono.
Sementara itu, Lurah Ngloro, Heri Yuliyanto mengatakan selama ini dari kalurahan berupaya terus dalam mengembangkan potensi yang dimiliki dan membentuk masyarakat yang tangguh dan memiliki inovasi maupun kreatifitas yang tinggi. Berada di kawasan selatan, kalurahan ini memiliki Tagana. Pasalnya kawasan di Ngloro ada perbukitan yang bisa saja membahayakan dan sesuai dengan kondisi daerah rawan terjadi bencana. Kemudian memiliki,Kampung Siaga Bencana,Kalurahan Siaga,Karang Taruna.

Ormas maupun secara umum warga masyarakat berharap akan tercipta masyarakat yang mandiri di segala aspek kemasyarakatan dengan dasar tanggap dan tangguh terhadap segala situasi dan kondisi terlebih di tengah pandemi covid 19 serta bersinergi dengan semua pihak untuk turut memutus mata rantai penyebarannya.
“Dengan ditetapkannya menjadi kampung tangguh nusantara ini kami harapkan bisa memicu kesigapan dan meningkatkan kondisi wilayah dalam segala aspek,” kata Heri Ngloro.
| ReplyForward |
-
Pemerintahan4 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa4 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa4 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized4 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized2 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized3 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized2 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized2 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluTNI Bangun 9 Jembatan Garuda di Gunungkidul, Hubungkan Kawasan Terpencil
-
Uncategorized3 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
