fbpx
Connect with us

Sosial

Mulai Sering Digunakan Nongkrong Kawula Muda, Jalan Anyar Gading-Ngalang Rawan Jadi Ajang Balap Liar

Published

on

Playen,(pidjar.com)–Pembangunan jalan baru yang mengubungkan Desa Gading, Kecamatan Playen dengan Desa Ngalang, Kecamatan Gedangsari dikhawatirkan memicu munculnya dampak negatif. Salah satunya adalah potensi maraknya balap liar di lokasi tersebut. Jalur yang mulus serta arus lalu lintas yang masih sepi menjadi penyebab besarnya potensi terjadinya balap liar ini. Mengantisipasi munculnya fenomena yang meresahkan, anggota kepolisian melakukan pantauan khusus di Jalan Gading-Ngalang.

Berdasarkan pantauan pidjar.com, aktifitas balap liar di jalanan Gunungkidul dalam beberapa tahun terakhir ini telah mengalami penurunan. Sejumlah jalan yang biasanya digunakan untuk aksi nakal seperti di JJLS Planjan-Monggol, tepatnya di Padukuhan Baros, Desa Monggol kini telah sepi dari aktifitas ini. Gencarnya operasi yang digelar aparat kepolisian membuat para pelaku serta penggemar balap liar tak bisa leluasan melakukan aksinya itu.

Selain itu, jalan Baron yang dulunya selalu ramai digunakan balap liar kini juga terpantau aman dari tindakan tersebut. Begitu halnya dengan jalan di Gombang, Ponjong, serta beberapa lokasi lain seperti di Getas, Kecamatan Playen dan kawasan hutan Sodong.

Berita Lainnya  Dinilai Masih Beresiko, Para Santri Belum Direkomendasikan Untuk Kembali ke Pondok Pesantren

Meskipun begitu, pihak kepolisian terus intensif melakukan pantauan untuk mengantisipasi terjadinya aksi balap liar. Kasat Lantas Polres Gunungkidul, AKP Mega Tetuko mengatakan, Jalan Gading-Ngalang saat ini masuk dalam pantauan pihaknya. Sebab, di lokasi tersebut dapat memicu adanya aksi balap liar lantaran kondisi jalan yang mulus serta sepi arus lalu lintas.

“Jalan Nguwot, penghubung Gading-Ngalang itu masuk dalam jalan yang rawan digunakan balap liar,” kata Mega kepada pidjar.com, Rabu (28/11/2018) malam.

Selain balap liar, di jalan tersebut juga dapat berubah menjadi lokasi rawan kecelakaan. Sebab, kondisi jalan yang lurus, kadang kala dapat membuat pengguna jalan terlena dan memilih memacu kencang kendaraanya.

“Kita lakukan pantauan khusus sebagai langkah antisipasi,” beber dia.

Senada dengan Kasatlantas, Kapolsek Playen, AKP Yusuf Tianotak menambahkan bahwa pihaknya terus melakukan pantauan secara intensif di jalan tersebut. Pasalnya, hampir setiap hari jalan baru itu menjadi pusat berkumpulnya warga.

Berita Lainnya  Didampingi Konsultan Jepang, BPBD Pasang Alat Deteksi Longsor di Ngawen

Meskipun aktifitas yang mereka lakukan hanya sekedar berkumpul dan berfoto. Namun menurut Yusuf tanpa adanya pengawasan, lama kelamaan bisa memicu munculnya hal yang tak diinginkan.

“Patroli di jalan itu (Gading-Ngalang) terus kita galakkan, diikuti juga dengan menyambangi para remaja yang sedang nongkrong serta memberikan pengertian agar tidak melakukan balapan liar karena berbahaya bagi diri sendiri dan orang lain,” kata Yusuf.

Ia mengatakan, himbauan akan terus dilakukan setiap saat untuk upaya pencegahan. Namun jika nantinya ada tindakan yang bertentangan dengan hukum di lokasi tersebut, Jusuf menegaskan bahwa pihaknya tidak akan segan-segan mengambil tindakan tegas.

“Sementara kita lakukan himbauan dulu, tetapi tidak menutup kemungkinan tindakan tegas akan kami lakukan,” terang dia.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler