Connect with us

Peristiwa

Nelayan Lobster Hilang, Diduga Terjatuh dari Tebing 50 Meter

Diterbitkan

pada

Panggang,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Tim SAR Satlinmas Wilayah II melakukan pencarian seorang nelayan pencari lobster yang hilang saat melakukan penarikan jaring di tebing Watu Bolong, Desa Girikarto, Kecamatan Panggang, Senin (08/06/2020) dini hari tadi. Angin kencang menghambat pencarian dari laut. Sehingga petugas melakukan penyisiran darat di lokasi yang berada di sekitar Pantai Kesirat tersebut.

Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul, Surisdiyanto mengatakan peristiwa peristiwa tersebut bermula ketika korban, Wasgiyanto (41) warga Desa Krambilsawit, Kecamatan Saptosari menarik jaring rendet nersama rekannya Ngatijo (45) sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu, keduanya tengah berusaha menarik jaring yang telah dipasang beberapa waktu lalu.

Keduanya memang biasa melakukan aktifitas itu. Mereka menarik jaring yang telah dipasang sebelumnya,” ujar Surisdiyanto, Senin siang.

Namun begitu, keduanya memang tidak berada di satu lokasi. Saat itu, Ngatijo terlebih dahulu selesai melakukan aktifitas mengangkat jaring dan bergegas ke lokasi parkir kendaraan.

Berita Lainnya  Polisi Gelar Razia di Pesisir, Sejumlah Kelompok Pemuda Gagal Rayakan Tahun Baru Dengan Pesta Miras

Selesai menarik jaring, Ngatijo menuju ke parkiran kendaraan sambil menunggu Wasgiyanto. Tapi setelah menunggu sampai berjam-jam, korban tidak kunjung datang dan Ngatijo mendatangi lokasi ternyata korban tidak ada,” terang Suris.

Saat itu, Ngatijo mulai menaruh curiga karena beberapa jaring korban masih terpasang dan belum diangkat. Dia kemudian melaporkan hilangnya korban ke tim SAR pada pukul 09.00 WIB. Menanggapi hal tersebut, petugas SAR langsung menerjunkan puluhan personil untuk melakukan pencarian.

Diduga korban terjatuh ke bawah tebing dengan ketinggian sekitar 50 meter. Saat ini masih proses pencarian,” kata Suris.

Sementara itu, koordinator SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Marjono menambahkan saat inj pencarian masih dilakukan disekitar tebing oleh personil SAR dan warga. Pihaknya berharap korban segera ditemukan.

Berita Lainnya  Desa Ini Terapkan Dua Jam Tanpa Gadget

Untuk pencarian laut terkendala angin,” kata Marjono.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata3 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis6 hari yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler