Pariwisata
Nikmati Paket Wisata Wulenpari, Bisa Keliling Patuk Gunakan Mobil VW Klasik
Patuk,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Mengisi hari libur dengan berkunjung ke Kabupaten Gunungkidul merupakan pilihan yang tepat bagi para wisatawan. Selain wisata pantai, kini pelancong dapat mencoba paket wisata yang ditawarkan oleh pengelola wisata Wulenpari di Kalurahan Beji, Kapanewon Patuk. Dalam paket tersebut pengunjung dapat berkeliling menggunakan mobil jenis VW Clasik.
Paket ini merupakan terobosan pengelola wisata untuk menarik kunjungan wisatawan. Dengan membayar sebesar 150.000 pengunjung bisa menikmati panorama sebagian wilayah Patuk. Menggunakan mobil clasik tersebut, pengunjung akan diajak ke beberapa kawasan yang memiliki panorama indah, suasana sejuk, dan tentunya memiliki historis yang luas juga.
Perjalanan dimulai dari Wulenpari, lalu dilanjutkan berkeliling ke geosite Gunung Ireng, Gunung Api Purba Nglanggeran, kemudian ke kawasan wisata pembuatan topeng Bobung. Setelah lelah berjelajah alam, nantinya mereka akan diajak kembali lagi ke resto Wulenpari.
Menikmati panorama di pinggir sungai, mata akan dimanjakan indahnya tempat wisata di tengah pedesaan. Melihat angunan berarsitektur Jawa serta menikmati olahan makanan ndeso akan semakin menambah kesan yang tak terlupakan saat berkunjung ke Gunungkidul.
“Di sini pengunjung juga bisa belajar pertanian organik. Bisa panen sendiri dan langsung bisa diolah juga,” kata Salah seorang pengelola Wulenpari, Aminudin Azis.

Selain makanan khas Gunungkidul, juga bisa menikmati makanan khas Korea ataupun Jepang, sesuai dengan selera dan keinginan para pengunjung.
“Kita batasi hanya 15 paket saja saat kondisi seperti sekarang (covid19),” tambah dia.
Aziz mengatakan, untuk berkunjung bisa reservasi terlebih dahulu melalui akun media sosial Wulenpari. Untuk bisa sampai di tempat ini, bisa menggunakan google maps atau sedikit arahan yaitu jika dari Yogyakarta masuk ke Kalurahan Beji, kemudian menuju ke Padukuhan Jelok dan ke Wulenpari dengan menyusuri jalanan kecil.
Salah satu pengunjung Edo mengaku tertarik dengan konsep yang ditawarkan wulenpari. Sebab bisa menikmati kawasan wisata sambil naik mobil lawas yang jarang atau belum pernah ada di Gunungkidul. Konsep semacam ini bisa menjadi pilihan bagi para wisatawan yang bosan dengan wisata pantai ataupun wisata pilihan lainnya.
“Suasananya sejuk dan asri. Apalagi berkeliling menggunakan VW ada sensasi tersendiri sih,” ucap Edo.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized2 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
