Connect with us

Pariwisata

Menengok Eksotisme Bukit Roso Wulan, Wisata Perbukitan di Girisuko

Diterbitkan

pada

Panggang,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pariwisata di Kabupaten Gunungkidul terus menunjukan perkembangannya. Selain wisata pantai, Gunungkidul juga kaya akan wisata alamnya. Bentang panorama alam kerap ditawarkan kepada wisatawan. Seperti dapat dilihat di obyek Wisata Bukit Roso Wulan (BRW) di Padukuhan Turunan, Kalurahan Girisuko, Kapanewon Panggang.

Ketika mendengar Turunan, tentu identik dengan obyek wisata Watu Payung. Namun kini tak jauh dari lokasi itu terdapat obyek wisata anyar yakni BRW.

Obyek wisata di atas bukit tersebut juga menawarkan fiew bentang alam perbukitan serta aliran Sungai Oya yang nampak kecil berada jauh di bawah BRW. Namun begitu, untuk sampai ke BRW sendiri jalannya cukup terjal menyerupai sungai yang mengering. Bahkan tak sedikit wisatawan yang memilih untuk memarkirkan kendaraan di sebelum pintu masuk.

“Iya memang akses jalan masih sangat kurang. Tetapi rencananya jalan dengan panjang 400 meter itu akan dibantu dibangun oleh Anggota DPR RI, pak Gandung Pardiman dengan nilai bantuan Rp 100 juta,” kata salah seroang pengelola, Sugiyarto, Selasa (01/12/2020).

Sesampainya di sekitar BRW, wisatawan masih harus berjalan kaki menyusuri tangga dari cor semen untuk sampai di puncak BRW. Selama perjalanan, mata akan disuguhi pemandangan taman bunga yang cukup beragam.

Kemudian jika sampai di atas bukit, wisatawan akan disuguhi pemandangan alam yang mengagumkan. Disana pun terdapat beragam spot foto dengan background panorama alam yang dapat dimanfaatkan oleh wisatawan.

Berita Lainnya  Tingkat Kunjungan Wisatawan ke Gunungkidul Alami Penurunan Sejak Penerapan PPKM

“Tiket masuk hanya Rp 2 ribu, parkir Rp 3 ribu untuk roda 2, Rp 5 ribu roda empat dan Rp 10 ribu untuk bus,” katanya.

Ia mengatakan, BRW ini berada di tanah kehutanan. Kemudian setelah dilakukan komunikasi, masyarakat diperbolehkan mengelola 10 persen dari lahan yang ada tersebut sebagai lokasi wisata.

“Lokasinya lebih tinggi dari Watu Payung, kita mengkonsep wisata budaya. Jadi nanti ada kesenian yang kita tawarkan disini, kesenian yang memang dilestarikan di wilayah kami,” terang dia.

Terkait dengan fasilitas, BRW sendiri terus berbenah diri. Saat ini pengelola tengah membangun fasilitas umum berupa mushola serta.

“Untuk kamar mandi sudah dibantu oleh Pak Gandung, pembangunan sudah selesai. Kami berterimakasih sekali atas bantuan yang selama ini diberikan,” terang dia.

Sementara itu, Gandung Pardiman mengungkapkan bahwa obyek wisata alam berbasis budaya ini perlu mendapat dukungan dari berbagai pihak. Dirinya mengaku akan terus mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah-wilayah yang sekiranya membutuhkan.

Berita Lainnya  Musim Penghujan, Waktu Yang Tepat Berkunjung ke Air Terjun Kedung Kandang Nan Eksotis

“Saya membantu ini bukan dari uang pemerintah, jadi berbeda ya. Ada yang kita cari melalui CSR dan sebagainya,” ucap Gandung.

Selain di Turunan, Gandung dalam beberapa hari terakhir ini juga memberikan bantuan berupa satu unit ambulance di wilayah Pacar I, Girisuko, Panggang serta suntikan modal untuk koperasi. Bantuan tersebut menurutnya memang dibutuhkan oleh masyarakat.

“Kalau suntikan modal untuk koperasi awalnya dulu Rp 20 juta, akan kita tambah lagi Rp 10 juta untuk penguatan. Harapan kita tidak ada rentenir, masyarakat sejahtera dan sehat,” terang dia.

Kemudian, di wilayah Tahunan, Kalurahan Karangduwet, Kapanewon Paliyan Gandung juga menyerahkan 100 sak semen dan material untuk pembangunan balai padukuhan. Harapannya, apa yang ia berikan ini dapat menjadi manfaat bagi masyarakat.

Berita Lainnya  Hari Pertama di Awal Tahun 2020, 75 Ribu Wisatawan Sesaki Gunungkidul

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata6 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler