Pariwisata
Obyek Wisata Gunungkidul Tetap Jadi Primadona Musim Liburan, 4 Hari Ada 105.289 Wisatawan
Tanjungsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Musim liburan telah mulai terasa di wilayah Kabupaten Gunungkidul. Terutama di sejumlah titik obyek wisata baik pantai maupun minat khusus yang ada mulai dipadati wisatawan sejak Sabtu (21/12/2019) lalu.
Kepala Seksi Obyek dan Daya Tarik Wisata, Dinas Pariwisata Aris Sugiyantoro mengatakan, hingga Selasa (24/12/2019) sore kemarin terdapat 105.289 pengunjung obyek wisata Kabupaten Gunungkidul. Jumlah tersebut belum keseluruhan lantaran banyak destinasi wisata yang belum beretribusi dan dikelola masyarakat Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).
“Pantai masih menjadi primadona, dari jumlah tersebut 90% wisatawan berkunjung ke pantai selatan,” ucap Aris kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, Rabu (25/12/2019).
Menurutnya, hingga Rabu siang, berdasarkan pantauan pada sejumlah pos Tempat Pemungutan Retribusi belum terjadi penumpukan kendaraan. Ia memberi contoh di Pos Baron, Jalur Jalan Lintas Selatan serta di Pulegundes Tepus masih terpantau lancar.
“Jalan menuju arah pantai ramai tapi lancar, untuk antrian di TPR masih landai,” ungkap Aris.
Sementara itu, Koordinator SAR Linmas Wilayah II Gunungkidul, Marjono mengatakan, ribuan pengunjung telah memadati sejumlah titik pantai di Kabupaten Gunungkidul. Menurutnya dua pantai yang terlihat tumpukan pengunjung yakni Pantai Ngrawe dan Pantai Kukup.
Kendati kondisi ombak di pantai selatan tergolong landai, namun ia mengimbau wisatawan yang berkunjung ke pantai selalu memperhatikan area rip current. Area ini sangat berbahaya karena terbentuk akibat arus datang tegak lurus garis pantai dan menemui garis pantai yang melengkung. Biasanya, arus ini dapat menyeret seseorang yang sedang berenang di pantai.
“Tak henti-hentinya kami mengimbau kepada wisatawan agar melihat rip current, hendaknya jika ingin berenang tanya dulu sama petugas SAR maupun pedagang sekitar bibir pantai,” tandasnya.
Sebanyak 84 tim SAR baik di wilayah I maupun II Gunungkidul telah siapa di wilayah pantai sejak Minggu (22/12/2019) kemarin. Baik siang maupun malam, selama 24 jam tim SAR dipastikan akan mengamankan wisatawan di sekitar pantai hingga 2 Januari 2020 mendatang.
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized2 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized2 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
event2 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu149 Karya Inovatif ASN hingga Pelajar Gunungkidul Ramaikan Krenovamaskat Pelita Indah 2026
-
Uncategorized4 minggu yang lalu“Diri dan Liyan”, Ruang Perjumpaan Diri, Leluhur, dan Ingatan dalam Karya Dhewantara Manurung
-
Sosial1 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Pemerintahan1 minggu yang laluKekeringan Meluas, 92.055 Jiwa di Gunungkidul Terdampak Krisis Air Bersih
