fbpx
Connect with us

Peristiwa

Oknum PNS Disdikpora Digerebek Saat Sedang Ngapel ke Rumah Istri Perangkat Desa

Diterbitkan

pada tanggal

Ngawen,(pidjar.com)–Warga Desa Beji, Kecamatan Ngawen dibuat geram dengan ulah salah seorang warganya. Warga tersebut dengan terang-terangan diduga melakukan hubungan perselingkuhan dengan warga dari desa lain yang merupakan seorang PNS. Lantaran kesal dengan perilaku pasangan ini, pada Minggu (07/06/2020) malam lalu, warga melakukan penggerebekan kepada pasangan itu.

Informasi yang berhasil dihimpun, Su (54) merupakan seorang pria yang berasal dari Desa Kampung, Kecamatan Ngawen. Yang bersangkutan diketahui merupakan seorang ASN di lingkup Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul. Penggeberekan bermula saat Minggu malam, ia berkunjung ke rumah Yu (41) yang merupakan warga Desa Beji. Keduanya diketahui memang memadu kasih sejak dua tahun silam. Sebuah kisah cinta yang terlarang lantaran keduanya sama-masa memiliki suami dan istri. Yu sendiri merupakan istri dari salah seorang perangkat desa setempat.

Namun dengan terang-terangan, Su sering berkunjung ke rumah Yu. Sebenarnya dari warga setempat sudah beberapa kali memberi peringatan kepada keduanya. Tapi tetap saja peringatan itu tidak indahkan. Su masih terus saja mengunjungi Yu di rumahnya. Warga yang kesal kemudian memutuskan untuk melakukan penggrebekan saat itu. Warga memilih langkah ini karena tindakan keduanya dianggap mencemari nama baik warga setempat.

“Warga kesal karena peringatannya justru diacuhkan sehingga dilakukan penggerebekan itu,” ucap Kapolsek Ngawen, AKP Kasiwon, Selasa (09/06/2020).

Saat dilakukan penggrebekan, keduanya tengah ngobrol di rumah. Guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, pasangan ini lantas dibawa ke Polsek Ngawen. Pasangan masing-masing juga lantas didatangkan oleh pihak kepolisian dalam proses mediasi ini. Pengakuan mengejutkan sendiri didapat setelah baik istri Su dan suami Yu mengaku telah mengetahui hubungan perselingkuhan yang dijalin oleh pasangan mereka masing-masing. Meski sering kali dinasehati, namun tetap saja tidak ada perubahan dan keduanya masih terus berhubungan.

“Sudah agak lama hubungannya. Suami dan istri dari masing-masing juga tahu kok. Jadi bukan hanya sekali saja, yang laki-laki itu sering ke rumah perempuan jadi masyarakat juga sudah tahu,” tambahnya.

Penyelesaian permasalahan ini kemudian dilakukan secara kekeluargaan. Pasalnya tidak ada yang melaporkan dan tidak ada bukti mengenai tindakan yang tidak pantas yang dilakukan oleh mereka berdua.

“Sudah selesai permasalahannya, diminta buat surat pernyataan. Karena ini merupakan delik aduan jadi ya sulit membuktikan, pas digrebek itu mereka baru ngobrol (jagongan),” jelas dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahrega Kabupaten Gunungkidul, Bahron Rosyid menyatakan belum mengetahui secara persis permasalahan tersebut. Pihaknya masih akan mengumpulkan informasi terkait isu salah satu pegawai di lingkupnya yang tersandung masalah perselingkuhan dan digerebek warga itu.

“Besok mungkin akan kami konfirmasi mengenai isu itu,” ucap Bahron.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler