fbpx
Connect with us

Kriminal

Operasi Preman, Polisi Gulung 10 Penjahat

Diterbitkan

pada

BDG

Wonosari,(pidjar.com)–Sebanyak 10 orang pelaku kejahatan berhasil diamankan dalam operasi preman yang digelar Polres Gunungkidul selama bulan Desember 2017 ini. Bersama dengan para pelaku berbagai jenis kejahatan tersebut, polisi turut pula menyita uang tunai, sepeda motor hingga sejumlah barang elektronik yang merupakan hasil kejahatan. Yang cukup ironis, dari kesepuluh pelaku tersebut, satu diantaranya masih berusia di bawah umur.

Ditemui dalam jumpa pers di Mapolres Gunungkidul, Kapolres Gunungkidul AKBP Anwar Fuadi menerangkan bahwa para tersangka yang diamankan tersebut merupakan para pelaku berbagai jenis kejahatan diantaranya adalah perjudian, pencurian kendaraan bermotor, pencurian rumah kosong hingga pembobolan sekolah.

Ia beberkan lebih lanjut, diantara para pelaku, 3 orang diantaranya merupakan pelaku serentetan aksi pencurian yang selama ini meresahkan masyarakat. Bahkan untuk tersangka atas nama Drs (39) warga Ngegelrejo, Wonokromo, Surabaya, Jawa Timur, dikenal sebagai pencuri kawakan yang beraksi di berbagai wilayah. Penangkapan Drs sendiri merupakan hasil penyelidikan marathon kepolisian atas tindak pidana kejahatan pembobolan UPT PAUD dan SD Jalan Wonosari – Yogyakarta, Padukuhan Ngepung, Desa Bunder, Kecamatan Patuk yang terjadi pada tanggal 6 Desember 2017 silam. Di tempat tersebut, pelaku berhasil menjarah sejumlah barang elektronik senilai puluhan juta rupiah.

Berita Lainnya  Parkir Sembarangan, Motor Supra Diembat Pencuri

“Pelaku kami amankan pada pertengahan Desember ini. Berdasarkan pengembangan, Drs mengaku juga telah melakukan pencurian di Purworejo, Jawa Tengah. Pengembangan terus kami lakukan karena diduga masih ada TKP lain,” papar Anwar, Selasa (26/12/2017) siang.

Bandit lain yang juga berhasil ditangkap setelah melakukan beberapa aksi pencurian adalah BRW (14) warga Padukuhan Plembon Kidul, Desa Logandeng, Kecamatan Playen. Bocah ingusan ini dibekuk melakukan pencurian laptop dan hp Lenovo seharga 4 juta rupiah. Dibeberkan Kapolres, saat diperiksa, BRW akhirnya mengakui telah melakukan serangkaian pencurian diantaranya adalah pencurian sepeda motor Honda Vario AB 6546 AW di Padukuhan Madusari, Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari. Selain itu, pencurian yang telah dilakukan adalah pencurian burung di 2 tempat di wilayah Kecamatan Semanu serta pencurian HP di Gading, Kecamatan Playen.

Berita Lainnya  Bejat, Ayah Tega Cabuli Anak Tiri Sejak SMP

“Sementara baru barang bukti laptop dan hp Lenovo yang berhasil kami amankan, untuk barang bukti lain masih dalam pengembangan. Untuk pelaku curanmor lain, kita amankan JH (24) warga Kwangen Lor, Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu atas kasus pencurian motor Yamaha RX King milik Agus Triyanto di Padukuhan Jeruksari, Desa Wonosari,” imbuh dia.

7 Penjudi Digerebek

Sementara selain menangkap para pelaku tindak pidana pencurian, jajaran Polres Gunungkidul juga berhasil membongkar praktek perjudian dalam operasi pemberantasan preman yang dilakukan akhir tahun 2017 ini. Sebanyak 7 orang penjudi tak bisa berkutik setelah polisi menggerebek sebuah rumah di Padukuhan Tileng, Desa Tileng, Kecamatan Girisubo. Rumah tersebut memang diintai petugas sejak beberapa waktu lamanya setelah mendapatkan informasi dari masyarakat yang resah karena adanya aktifitas mencurigakan dari sekelompok orang.

Berita Lainnya  Gerebek Pabrik Miras, Polisi Temukan Lem Kayu, Pupuk Hingga Obat Nyamuk Yang Diduga Bahan Oplosan

“Menindaklanjuti laporan dari masyarakat tersebut, kita langsung mengirimkan tim Opsnal Buser Satreskrim Polres Gunungkidul,” terang Anwar.

Benar saja dalam penggerebekan yang dilakukan pada awal Desember silam, para pelaku tertangkap basah ketika sedang berjudi jenis dadu. Ketujuh pelaku yaitu Suy (55), MS (35), SP (41) ketiganya warga Desa Tileng, Kecamatan Girisubo; WP (26) dan Sup (35) warga Jerukwudel, Kecamatan Girisubo; Sut (43) warga Pucung, Kecamatan Girisubo; dan SH (38) warga Nglindur, Kecamatan Girisubo.

“Kita amankan pula barang bukti uang tunai sebesar 1,107 juta serta peralatan judi dadu. Para pelaku kita tahan dan kasusnya saat ini sedang kami proses,” pungkasnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler