fbpx
Connect with us

Peristiwa

Pamit ke Jakarta, Simbah Ditemukan Gantung Diri di Kandang

Published

on

Semanu,(pidjar.com)–Mulyono (91) warga Padukuhan Wediutah (05/18), Kalurahan Ngeposari, Kapanewon Semanu nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, Selasa (04/05/2021). Peristiwa ini merupakan kejadian yang ke-15 di Bumi Handayani sepanjang tahun 2021. Lagi-lagi hal ini diduga disebabkan oleh depresi yang diderita korban.

Kanit Reskrim Polsek Semanu, Iptu Mahmet Ali mengatakan, peristiwa ini diketahui sekitar pukul 11.15 oleh putranya Parmin (53) tahun. Awalnya, sekitar pukul 10.30 WIB, korban selesai sarapan. Ia kemudian mendekati anaknya yang kemudian pamit akan ke Jakarta.

“Setelah pamit, simbah tersebut kemudian meninggalkan rumah. Anaknya mencarinya,” papar Mahmet.

Berselang 45 menit, Parmin kemudian menemukan bapaknya dalam keadaan tidak bernyawa dengan gantung diri di kandang sapi. Adapun posisi korban sendiri menghadap barat daya.

“Parmin dan kerabatnya Trisno memegang badan korban masih dalam keadaan hangat,” jelas Mahmet.

Mendapati tubuh korban masih hangat, keduanya berinisiatif untuk menurunkan korban untuk ditolong. Namun nahas, nyawa korban sendiri tak berhasil ditolong.

“Tidak ada tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban, meninggalnya dipastikan karena bunh diri,” ujar Mahmet.

Korban sendiri diduga depresi karena penyakit tahunan yang tak kunjung sembuh. Sedangkan sang istri dalam kondisi sakit dan tidak bisa beraktivitas.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler