Connect with us

Peristiwa

Kebakaran warung di Bansari, Pemilik Merugi Ratusan Juta

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sudarto (50) warga Bansari, Kalurahan Kepek Kapanewon Wonosari harus merugi hingga ratusan juta akibat kebakaran yang terjadi pada Selasa (04/05/2021) malam. Pasalnya sebagian bangunan warung dan rumah yang ada di Padukuhan Sumbermulyo, Kalurahan Kepek hangus terbakar saat kejadian tersebut.

Informasi yang berhasil dihimpun, kejadian tersebut diketahui sekitar jam 20.15 WIB saat Wahyu Hidayat warga Semanu melintas di Jalur Cinta  melihat kepulan asap dan api yang bersumber dari warung milik Sudarto. Wahyu kemudian melapir dan meminta bantuan warga sekitar untuk melakukan pemadaman api dengan alat ala kadarnya.

Saat itu api sudah cukup besar dan melalap bangunan rumah, warung serta barang yang ada di dalamnya. Warga setempat ada yang berusaha mengguyurkan air dengan alat seadannya. Sebagian ada yang mengevakuasi barang di warung yang sekiranya mudah terbakar maupun meledak.

Berita Lainnya  Angin Kencang Obrak-Abrik Playen, 2 Rumah Rusak dan Kandang Berisi Ribuan Ayam Ambruk

Beberapa saat kemudian, pemadam kebakaran dan petugas PLN datang untuk membantu proses pemadaman. Butuh waktu hampir 2 jam untuk proses pemadaman api yang sudah melalap sebagian bangunan rumah dan warung tersebut.

Barangnya yang ada di warung dan rumah sebagian mudah terbakar. Jadi waktu agak lama, sebagian rumah terbakar,” ucap Heri salah satu anggota Pemadam Kebakaran yang turun dalam penanganan.

Untuk memadamkan api yang cukup besar itu membutuhkan 4 tangki air. Beruntung api tidak merembet ke bangunan milik warga lainnya.

“Dibantu oleh teman-teman relawan. Tadi kita juga koordinasi dengan PLN untuk penanganan listriknya, pihak kepolisian juga dalam penyelidikan kejadian ini,” imbuh dia.

Berita Lainnya  Curah Hujan Diprediksi Meningkat, Masyarakat Diminta Tingkatkan Kewaspandaan

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini sebab pemiliknya tengah sholat tarawih di masjid. Namun demikian, untuk kerugian diperkirakan mencapai 100 juta rupiah. Adapun saat dilakukan pengumpulan keterangan, diduga pemilik rumah saat meninggalkan rumah lupa mematikan kompor yang digunakan untuk merebus air.

Kanit Reskrim Polsek Wonosari, AKP Sofyan Susanto membenarkan adanya peristiwa tersebut. Anggota piket kemudian mendatangi lokasi kejadian untuk membantu penanganan serta mengatur lalu lintas di sekitarnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata3 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis6 hari yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler