Politik
Panas Pilihan Capres, PDIP Gunungkidul: Kami Tetap Banteng Sejati, Bukan Celeng Yang Tanduknya di Mulut Untuk Cari Makan
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Menjelang Pemilihan Presiden 2024 mendatang, internal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan bergejolak. Gejolak ini muncul setelah sejumlah internal partai mendeklarasikan diri untuk mendukung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden 2024.
Gejolak ini makin panas setelah Ketua DPD PDIP Jateng Bambang ‘Pacul’ Wuryanto melabeli Celeng bagi pengurus dan oknum PDIP yang mendeklarasikan diri mendukung Ganjar Pranowo maju Pilpres 2024. Seperti yang diketahui partai berlambang banteng yang diketuai oleh Megawati Soekarno Putri belum memutuskan siapa nanti kadernya yang akan dicapreskan pada Pilpres 2024 mendatang.
Berkaitan dengan konflik banteng-celeng ini, Ketua DPC PDIP Gunungkidul, Endah Srisubekti Kuntariningsih menegaskan, PDIP Gunungkidul akan tegak lurus dengan perintah partai. Artinya tidak akan ada deklarasi apapun sebelum Ketua Umum, Megawati Soekarno Putri mengumumkan keputusan.
“Kami memastikan bahwa kader PDI Perjuangan Gunungkidul adalah banteng sejati dan bukan celeng. Kita tegak lurus dengan perintah partai,” kata wanita yang juga Ketua DPRD Gunungkidul tersebut, Sabtu (16/10/2021).
Disampaikan Endah, pihaknya juga meminta kepada seluruh kader untuk sabar menunggu keputusan DPP tersebut. Disebutnya bahwa Pilpres 2024 masih sangat lama dan apapun bisa terjadi. Sembari menunggu keputusan resmi dari partai, pada kader dan simpatisan PDIP di daerah diminta untuk fokus dalam membantu pemerintah dalam menangani covid19 maupun dampak sosial yang terjadi. Menurut Endah, seperti inilah yang merupakan ciri-ciri banteng sejati, yaitu fokus kepada karya nyata kepada rakyat.
“Tidak usah ikut hiruk pikuk di tataran pusat, kita berkarya untuk rakyat saja dulu. Yang jelas PDIP Gunungkidul segaris dengan keputusan DPP,” tandas dia.
Endah menceritakan, sebelum ramai isu banteng dan celeng seperti saat ini, setahun lalu, pihaknya sempat bersilaturahmi dengan Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPP PDIP, Bambang Pacul. Kala itu, pihaknya dengan mantap mendeklarasikan diri tetap ada pada barisan banteng. Dan hal ini dibuktikan pada hasil Pemilu 2019 silam di mana PDIP menjadi peraup suara terbanyak.
“Saat itu kami sempat menyebut bahwa jika kader kami keluar barisan itu namanya celeng,” ujar Endah.
Ia sendiri membuat tiga filosofi banteng sebagai lambang kebanggaannya. Akan selalu ada pada satu barisan, dan akan terus memasang tanduknya di kepala untuk menjaga barisan. Filosofi banteng sendiri jauh dengan celeng atau babi hutan yang hanya memiliki tanduk di mulut.
“Tanduk celeng itu hanya untuk mencari makan, menanduk untuk membongkah tanah dan ambil umbi-umbian. Ini jauh dari arti banteng,” papar Endah.
Sebagaimana surat dari Dewan Pimpinan Pusat PDIP nomor 3134/IN/DPP/VIII/2021 yang ditandatangani Megawati, Endah menegaskan dalam melaksanalan kepemimpinannya Ketua Umum bertugas dan bertanggung jawab dan berwewenang serta mempunyai hak prerogeratif untuk mencalonkan Presiden dan Wakil Presiden. Dengan demikian pihaknya akan tegak lurus mendukung keputusan Megawati.
“Kami juga diperintahkan untuk disiplin dan tidak akan memberikan tanggapan apapun kaitannya demgan calon presiden dan calon wakil presiden yang bukan atau belum dipilih oleh Ibu Ketua Umum,” tandas Endah.
-
Uncategorized2 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized3 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized2 minggu yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized1 minggu yang laluDiduga Bermuatan Solar Ilegal, Truk Tangki Berkapasitas Ribuan Liter Diamankan Polisi
-
Uncategorized1 minggu yang laluManajer KDKMP Sudah Ditempatkan di Gunungkidul, Beberapa Kalurahan Belum Punya Gerai
-
Sosial3 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized4 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized2 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized2 minggu yang laluSerangan Binatang Liar Ancam Ternak di Wilayah Selatan Gunungkidul, Warga Diminta Waspada
